Pelita News I Indramayu
Warga desa Rancahan kecamatan Gabuswetan Indramayu melakukan aksi demo didepan kantor inspektorat , menuntut agar kuwu tersebut mundur, termasuk kinerja inspektorat dianggap ga bisa kerja . Rabu (18/02)
Ratusan warga desa Rancahan kepung kantor inspektorat , situasi di kantor inspektorat mendadak ramai ,beberapa warga melakukan orasi, pihak pol PP dan kepolisian ikut mengamankan masa yang melakukan demo, berbagai sepanduk mengunakan kertas kardus pihak inspektorat tidak bisa bekerja, menuntut agar kuwu desa Rancahan mundur dari jabatan.
Menurut salah satu warga kelompok tani yang ikut aksi demo, Alwi didepan gedung inspektorat mengatakan, aksi demo yang dilakukan warga tersebut menurut Alwi , kepemerintahan desa Rancahan selama delapan tahun dianggap minim.pembangunan , dan termasuk penggunaaan anggaran DD dan Add dianggap tidak transparan.
Selanjutnya mem minta pihak pemerintah kabupaten Indramayu cq inspektorat agar melakukan audit anggaran yang telah di glontor kan ke pemerintahan desa Rancahan, jika pihak inspektorat tidak melakukan audit yang sesungguhnya maka aksi ini akan terus berlanjut .
Alwi menambahkan, pihak inspektorat harus bekerja sebagai mana mestinya , jika hasil audit terdapat temuan yang sifatnya mencurigakan ke uangan negara maka harus di lanjutkan melalui proses hukum ” jangan sampai sudah keruan maling kasusnya di lanjutkan” pungkas dia (Duliman)















