Cirebon | Pelita News — Bukan patroli biasa! Ada yang berbeda di sejumlah sudut Kota Cirebon pagi ini. Sejumlah Polwan dari Polres Cirebon Kota turun langsung ke jalan, bukan untuk menilang, tapi menyapa warga dengan senyum dan obrolan hangat.

Dipimpin oleh Iptu Erni, para Polwan ini hadir dengan pendekatan humanis dalam patroli. Mereka menyusuri pusat kota, perumahan, hingga kawasan wisata — tak membawa wajah tegang, tapi justru menebar rasa aman lewat komunikasi yang santun dan menyenangkan.
Mengenakan seragam lengkap dan senyum yang tulus, para Polwan tak segan menghampiri pedagang kaki lima, pengunjung taman, hingga pengendara motor yang berhenti di lampu merah. Bukan untuk memeriksa surat kendaraan, tapi sekadar menyapa dan memberi imbauan kamtibmas secara santai.
“Polisi sekarang beda ya. Ramah banget. Tadi saya lagi duduk di taman, malah disamperin Polwan dan diajak ngobrol. Rasanya jadi aman dan dihargai,” ujar Lina (34), warga sekitar Alun-Alun Kejaksan.
Iptu Erni menyampaikan, patroli ini merupakan bagian dari cara baru Polri mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya lewat figur Polwan yang membawa kesan hangat namun tetap tegas.
“Kami ingin warga tahu, bahwa polisi bukan hanya hadir saat ada masalah. Kami juga hadir untuk mendengarkan, memberi edukasi, dan memastikan lingkungan tetap kondusif,” ujarnya.
Patroli humanis ini merupakan bagian dari program prioritas Kapolri dalam membangun kepercayaan publik lewat pendekatan empatik. Bukan lagi model patroli intimidatif, melainkan model pelayanan yang menyentuh hati.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, menambahkan bahwa kekuatan Polwan ada pada pendekatan lembut tapi berdampak.
“Polwan punya peran penting dalam mencairkan suasana. Pendekatan mereka membuat warga lebih terbuka dan merasa dilindungi, bukan diawasi,” jelasnya.
Selain menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban, para Polwan juga mengedukasi soal etika berlalu lintas dan bahaya hoaks di era digital. Dari obrolan santai, muncul kesadaran. Dari senyuman, tumbuh kepercayaan.
Langkah Polwan Polres Cirebon Kota ini bisa jadi contoh bahwa perubahan citra institusi bisa dimulai dari interaksi kecil di jalan. Sentuhan humanis lebih kuat dari seribu spanduk imbauan.
Patroli yang biasanya identik dengan penindakan, kini berubah menjadi sarana silaturahmi. Dan mungkin, inilah wajah baru Polri yang diidam-idamkan masyarakat: lebih dekat, lebih hangat, dan lebih manusiawi.@Bams















