Cirebon,PN
Beredarnya kabar dugaan pungli bansos di desa cikalahang kecamatan Dukupuntang hingga membuat warga resah, terlebih para penerima manfaat yang secara tidak langsung menjadi jadi objek pemberitaan Publik.
Senin, 05/12/2022.
“Hal itu membuat prihatin dan sedih sekali ketika ter.dengar isu-isu berita tersebut apalagi ini hal itu dikaitkan dengan ketua kelompok yang dengan ikhlas selalu membantu dalam rangka menjangkau layanan bansos untuk kami, hal itu di sampaikan hampir semua ke penerima manfaat (KPM) yang ditemui melalui wawancara personal oleh awak media.
“Menurut mereka, semua informasi yang disampaikan ketua kelompok terkait bansos itu sangat membantu Kami termasuk informasi akan adanya penyaluran bansos di balai desa yang juga disertai dengan open donasi gempa cianjur
Ketua kelompok menyampaikan acara penyaluran ini harus kita sukseskan bersama sama dengan mengetuk hati agar turut berpartisipasi menyumbang untuk operasional kegiatan dan donasi seikhlasnya dengan nominal bervariasi yang umumnya menyumbang 20 ribu, ada yang 10 ribu bahkan ada juga yang tidak menyumbang dan mereka juga sudah memberikan pernyataan tertulis bahwa mereka menyumbang tidak ada indikasi paksaan dari Aparatur pemerintah Desa.
Pendamping sosial “Kelayan dan Kuwu oom Komarudi, selaku pemerintah desa cikalahang menegaskan bahwa, “kami selaku petugas dan pemerintah desa akan selalu memonitor serta mengawal program bansos ditingkat bawah karena program bansos adalah titipan dari pemerintah pusat kepada kami pemerintah desa. Untuk itu Kami memastikan bahwa dalam pelaksanaan bansos tidak ada pungli dan apabila ada maka kami akan tindak tegas.
Bahkan Kuwu Oom Komarudi, Pada saat sebelum kegiatan penyaluran, para kpm melalui perwakilan kelompok di aula desa memohon ijin bahwa penyaluran bansos akan dibarengi dengan kegiatan donasi gempa cianjur. Dan pak kuwu juga berpesan jangan ada paksaan bagi siapapun, jadi warga yang punya Niatan menyumbang Bencana Cianjur di harapkan punya niatan iklas untuk kemanusiaan.















