Kuningan, Pelita
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kuningan gelar rapat koordinasi dengan Dewan Pertimbangan pengurus MUI Kecamatan, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kuningan, serta para undangan lainnya dihadiri Sekda Kuningan Dian Rachmat Yanuar
Rakor yang mengusung tema, “Penguatan Sinergitas Ulama dan Umara dalam rangka mengimplementasikan komitmen himayatul umah untuk mewujudkan masyarakat yang bermaslahat dan bermartabat,” ini berlangsung di Aula Mesjid At-Taufik komplek Islamic Center Kuningan, Sabtu (19/7/2024).
Ketua MUI Kabupaten Kuningan KH. Dodo syarif Hidayatullah menyampaikan, pentingnya penguatan sinergitas ulama dan umara dengan semua pihak wujud ulama dan umara saat ini salah satunya sedang dibangunnya Gedung MUI. Gedung MUI yang kini pembangunannya telah mencapai 50 persen. “Alhamdulillah semua ini berkat kerjasama MUI dengan Pemda, serta para Donatur dari semua kalangan. Gedung tersebut terletak di sebelah Utara Mesjid At-Taufik yang dibangun sejak 20 April 2024, dan rencana di Bulan September 2024 dapat diselesaikan pembangunannya, untuk Ketua pembangunannya yaitu DR Dian Rachmat Yanuar,” papar KH Dodo.
MUI, lanjut KH. Dodo Syarif Hidayatlullah, berkomitmen dalam menjaga aqidah, syariah, dan ahlak umat demi mewujudkan kualitas umat yang bermaslahat dan bermartabat. Untuk itu melalui Rakor ini dapat melakukan evaluasi atas program dan kegiatan yang dilakukan oleh kita bersama.
Sekda Kuningan DR. Dian Rachmat Yanuar tampil energik mewakili Pj Bupati R.H Iip Hidajat meng-apresiasi atas hubungan yang selama ini dibangun untuk masyarakat Kuningan salah satunya membina umat. Dimana MUI memiliki peran ya itu himayatul ummah wahimayatul mathan, menjaga umat dan menjaga bangsa. Ini harus menjadi inspirasi bagaimana umat dijaga, bagaiman negara terjaga dalam situasi apapun.
Untuk itu, kata Sekda Dian Rachmat Yanuar, Ulama dan Umaro harus bersatu padu untuk mewujudkan masyarakat yang bermaslahat dan yang bermartabat Himayatul ummah sebagai peran keumatan, himayatuddin sebagai peran keagamaan, dan himayatadun daulah sebagai peran kebangsaan, terang Sekda Dian. Melalui Rakor ini, lanjutnya, Ia berharap akan menghasilkan legacy guna kemaslahatan umat. Sehingga alan tampak karya yanh ditinggalkan. “Marilah terus memberikan manfaat bagi umat, bangsa hingga kehidupan semesta khususnya di Kabupaten Kuningan,” ajaknya.
Dengan perkembangan jaman saat ini, masih kata Sekda Dian era disrupsi informasi menuntut kekompakan dari umaro dan ulama demi mewunudkan stabitas di tengah masyarakat melalui sinergitas keduanya hal ini dapat. Emupuk nilai toleransi dan kemanusiaan diatas perbedaan kelompok dan golongan, terangnya. “MUI telah menunjukan komitmennya dalam membimbing, membina, dan mengayomi kaum muslimin, seraya tetap berpegang teguh pada misi dan visi organisasi dan menyampaikam amar ma’ruf nahi munkar melalui keteladanan anggotanya.
“Untuk pembangunan Gedung MUI, mengajak sipapun untuk terlibat dalam pembangunannya semoga semangat untuk mewujudkan Gedung MUI akan segera dirampungkan. Target bulan September sudah bisa digunakan,” ajak Sekda DR. Dian Rachmat Yanuar, di dahadapan peserta Rakor MUI. (Mans Bom)















