Pelita News | Cirebon Timur – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Jiwa Raga Gizi Nusantara Desa Cikulak, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon berkomitmen memastikan keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menjamin kualitas dan keamanan makanan, distribusi tepat sasaran, dan pengawasan yang ketat sesuai Pedoman dan Petunjuk Teknis Badan Gizi Nasional (BGN). Senin (13/4/2026).
Berdasarkan data yang diperoleh Pelita News, Dapur SPPG Yayasan Jiwa Raga Gizi Nusantara Cikulak saat ini tengah fokus pada pendistribusian 1.362 paket MBG yang terdiri dari porsi besar sebanyak 886 paket dan porsi kecil sebanyak 476 paket. Keseluruhan paket ini di distribusikan bagi penerima manfaat kelompok RA, TK, SD dan Pondok Pesantren di wilayah Kecamatan Waled.
Program MBG adalah sebuah inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan asupan gizi masyarakat Indonesia, terutama kelompok rentan anak-anak sekolah, Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita Non-Paud. Program ini dirancang untuk mengatasi masalah stunting dan gizi buruk, serta mendukung tumbuh kembang generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.
Perwakilan SPPG Yayasan Jiwa Raga Gizi Nusantara Desa Cikulak, Kecamatan Waled, Isoludin menjelaskan bahwa pelaksanaan program MBG pada menu makanan di dasarkan pada preferensi lokal, hal ini untuk memastikan penerimaan yang baik dan mendukung ekonomi lokal. Program ini juga mengedepankan prinsip keamanan pangan dengan menjamin kualitas dan kebersihan makanan yang diberikan.
“Program ini sangat bagus untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045, menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat, dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui investasi kesehatan dan pendidikan,“ ujarnya.
Ia memastikan anak usia sekolah di wilayah Kecamatan Waled mendapatkan asupan gizi yang cukup selama jam belajar untuk meningkatkan konsentrasi dan performa belajar sebagai upaya menciptakan generasi yang sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang tinggi.
“Program ini juga sangat bermanfaat untuk ekonomi dan sosial. Menciptakan lapangan kerja baru, terutama bagi ibu rumah tangga yang bekerja di dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi, menghasilkan pengembalian ekonomi yang signifikan melalui investasi di bidang gizi, serta memperkuat sistem pangan lokal dan pendapatan masyarakat,“ kata Isoludin.
Isoludin kembali menegaskan, dapur SPPG Yayasan Jiwa Raga Gizi Nusantara Cikulak berkomitmen dalam menyiapkan dan mendistribusikan paket makanan sesuai jadwal sekolah atau kebutuhan penerima manfaat. Paket makanan disalurkan ke sekolah-sekolah dalam waktu singkat dan terjangkau untuk menjaga kesegaran makanan.
“Insya Allah untuk kualitas gizi dan sanitasi diawasi ketat oleh tim yang terlatih dan kompeten. Setiap paket makanan kami rancang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak-anak, sehingga diharapkan dapat meningkatkan fokus belajar, menjaga stamina dan upaya peningkatan prestasi,“ imbuhnya. @Ries















