Pelita News, Kab Cirebon.
Ratusan hektar tanaman padi di area pesawahan Desa Kreyo Kecamatan Klangenan Kabupaten Cirebon di Pastikan terancam gagal panen disebabkan musim kemarau dan juga terhambatnya pasokan aliran air dari Jati gede karena Tanggul irigasi di Desa Winong Jebol selama satu bulan terakhir. Selasa/25/07/2023.
Disampaikan “Asmud, Kaur Ekbang (Bumi) Desa Kreyo pada media Pelita News, Kekeringan di musim ini tidak hanya menyebabkan gagal Panen pada tanaman padi di Desa Kreyo saja 9 Kecamatan lainya juga kena dampaknya, walaupun tidak separah diarea persawahan desa kreyo. Adapun area yang berdanpak di antaranya, kecamatan, Arjawinangun, kapetakan, Suranenggala, panguragan, Jamblang dan gunung jati dan itu Perlu perhatian serius dari pemerintah Daerah, Propinsi maupun Pusat untuk membenahi sarana saluran irigasi di wilayah tersebut. Katanya
Ditambahkan Asmud, dari 318 Hektar tanaman padi yang dipastikan gagal panen adalah 40 Persen dari luas area di atas yang sudah kering ditumbuhi rimbunan rumput liar dipastikan gagal panen, wilayah tersebut di antaranya, Kelompok Tani Si Untung, Pakuwon, Lamaran, Kibei, Jembar Rasa, Sidempul, Sijati, Sigedeg, Sitiri dan Kelompok Sri Kikil, dan 60 persen tanaman padi yang tumbuh sudah berusia 50 – 60 hari hendak berbuah juga terserang hama tikus dan jelas akan mengurangi hasil panen hingga di atas 50 persen di banding hasil panen normal nantinya.
Melihat Kondisi tersebut “Asmud, selaku Kaur Exbang berusaha keras melakukan Koordinasi dengan Balai Penyuluhan Pertanian ( BPP) UPT BP3K Palimanan untuk mencari solusi terbaik untuk menolong para petani yang terancam gagal panen, dengan cara mengajukan Ansuransi Usaha Tani melalui Ansuransi JASINDO
dengan tujuan meringankan beban Petani yang terancam gagal Panen.
Saat awak media Pelita News, mencoba meminta tanggapan perihal seputran kondisi tanaman Padi yang terancam gagal panen di wilayahnya, Kuwu Desa Kreyo Rusdina, ia menjawab singkat terkesan kurang bersahabat dengan wartawan, seolah mengabaikanya, ia hanya mengatakan kalau urusan itu tanyakan saja pada Bumi sambil sambil sibuk bermain Hp miliknya. Ungkapnya. (Hartono)















