Pelita News, Indramayu – Persatuan Wartawan Indonesi (PWI), Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) dan PWI Peduli Kabupaten Indramayu kembali berbagi keceriaan dan meraih berkah dengan melakukan kegiatan buka bersama (bukber) dengan anak yatim/piatu dan dhuafa. Selain bukber bersama juga memberikan santunan kepada puluhan anak yatim dan dhuafa. Kegiatan PWI Bakti Ramadhan berlangsung di aula Sekretariat PWI Indramayu, Jumat (14/4/2023).
Pada kesempatan tersebut, juga dibagikan takjil dan nasi kota jelang berbuka puasa bagi pengguna jalan yang melintasi Sekretariat PWI di jalan MT Haryono Sindang – Indramayu. Usai acara berbagi nasi kotak dilajutkan tausiah agama serta ada santunan anak yatim secara simbolis diberikan langsung oleh Ketua PWI Indramayu Dedy S Musashi, didampingi pengurus PWI Provinsi Jawa Barat Iswan Darsono, Miftahul Akmal, Gus Iing dan sekjen PWI Indramayu Cipyadi.
Ketua PWI Indramayu Dedy mengatakan, momentum buka bersama dan santuni anak yatim diharapkan menjadi keberkahan tehadap seluruh pengurus dan anggota PWI Kabupaten Indramayu diberikan kelancaran dan dijauhkan dari segala musibah.
Kegiatan berbagi dan santuni anak yatim ini merupakan bentuk kepedulian organisasi PWI kepada masyarakat sekitar. Dikatakannya, meskipun organisasi wartawan, namun tidak melupakan kewajiban dan tanggung jawab sosial terhadap anak yatim di sekitar lingkungannya.
“Santunan anak yatim maupun berbagi antar sesama merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial, semoga memberikan manfaat dan keberkahan untuk kita semua,” kata Dedy.
Sementara sekjen PWI Kabupaten Indramayu Cipyadi menambahkan, agenda bakti Ramadhan, PWI Provinsi Jawa-Barat dan PWI Kabupaten Indramayu berintegrasi kegiatan iftar Ramadhan 1444 Hijriyah, santunan anak yatim piatu, pembagian takjil dan iftar, tausiah agama, buka puasa bersama, sholat berjamaah dan panen hydroponik.
Dikatakan Cipyadi, PWI Kabupaten Indramayu merupakan Implementasi Panca Aksi Dedikasi. Selain acara tersebut ibu-ibu IKWI Kabupaten Indramayu juga memanen tanaman hydroponik di lahan kosong samping Sekretariat PWI.
“Menanam apapun harus disertai dengan niat yang tulus dan ikhlas seperti menanam tanaman sayur sayuran dengan sistim hydroponik membutuhkan kesabaran, teliti dan dikerjakan dengan kerja keras dan ikhlas. Begitupun berbuat baik antar sesama tanamkan niat yang tulus lapang dada tanpa melihat latar belakang A, B dan C, dan tidak perlu berharap balasan. Mungkin balasan akan datang bukan dari orang yang kita bantu, melainkan dari orang lain yang tidak pernah kita tau dan tidak disangka-sangka balasan kebaikan suatu saat pasti datang.
“Ramadhan menawarkan banyak nilai nilai tambah bagi yang suka menanam kebaikan, maka tidak perlu ragu lagi kelak akan memanen hasil yang kita tanam di dunia ini. Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan dan berlomba dalam kebaikan, Insya Allah mendapatkan balasan yang terbaik di sisi Allah SWT,” ungkapnya. (duliman)















