Pelita News Kabupaten Cirebon

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum (AM) Tirta Jati Kabupaten Cirebon terus lakukan pengembangan untuk peningkatan pelayanan air bersih untuk warga Kabupaten Cirebon. Salah satunya melalui program pemerintah pada program Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022 yang mana Perumda Air Minum Tirta Jati menerima manfaat dengan adanya Pemasangan pipa distribusi Cirebon Small Comunity (CSC) diwilayah Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon.
Menurut Dr.H.Suharyadi,SE.MH Diretur Utama Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon melalui Irfan Rahmayadi Kasubag Humas dan Pemasaran jumat (17/03) menjelaskan, melalui program DAK yang diberikan pemerintah kepada dinas terkait, pihak sebagai penerima manfaat merasa terbantu, pasalnya adanya pemasangan pipa distribusi dan pembenahan jaringan terdapat serapan sambungan langganan baru di beberapa desa yang ada di Kecamatan Gegesik, yang jumlahnya dinilai cukup banyak.
“itu dari program DAK 2022 untuk SL, Kami hanya penerimaan manfaat.dan SL baru sebanyak 320 pelanggan di tiga Desa Yakni Desa Gegesik Wetan, Bayalangu Lor dan Bayalangu Kidul,”jelasnya.

Setiap warga yang menerima program tersebut ditegaskannya, tidak akan dikenakan biaya sesuai dengan petunjuk pelaksanaan, akan tetapi ketika terdapat pemasangan yang diluar ketentuan pelaksanaan yang ada, warga tersebut harus membeli material yang dibutuhkan untuk pemasangan saluran yang ada di rumah.
“tidak ada pengenaan biaya (gratis.red), namun sesuai dengan jatah yang diberikan seperti meteran air, pipa dengan panjang 4 meter, keni, klaim sadel, keran, lem dan material lainnya, sehingga ketika ada penambahan akan dikenakan penerima manfaat,”tegasnya.
Diakuinya, kurang dari waktu dua tahun, Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon terus berbenah untuk menertibkan pelanggan yang dinilainya kurang kooperatif pada kewajibannya dalam hal ini memiliki tunggakan yang melebih ketentuan, sehingga pihaknya tidak segan untuk memberikan effek jera pada pelanggan yang kurang kooperatif dengan memutuskan sambungan langganan.
Masih Dr.H.Suharyadi,SE.MH Diretur Utama Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon melalui Irfan Rahmayadi Kasubag Humas dan Pemasara, namun hal itu dipastikannya tidak mengurangi jumlah pelanggan yang ada. Dia membeberkan data pelanggan yang ada kurang dari dua tahun terakhir hingga saat ini, data yang ada dikatakannya mengalami kenaikan walaupun pihaknya terus melakukan pemutusan SL yang kurang kooperatif namun banyak juga menurutnya yang kembali mengajukan pemasangan SL baru.
“tahun 2021 terhitung sejak bulan September hingga Desember, data menjulang peningkatan jumlah SL baru, tahun 2022 terhitung dari Januari hingga Desember pencabutan sebanyak 1.356 dan swadaya baru 1.592, dan di 2023 Januari hingga Februari pencabutan 405 dan swadaya baru 629,”sebutnya.
Kembali disebutkannya, sebelumnya jumlah pelanggan di dua tahun terakhir Perumda Air Minum Tirta Jati hanya memliki jumlah pelanggan sekitar 40 ribuan, namun saat ini jumlah pelanggan yang dimiliknya mencapai 42.000 ribuan pelanggan, dan pembenahan atau penertiban pelanggan akan terus dilakukannya untuk memaksimalkqn Standar Operasional Pelayanan (SOP).
Kedepan Dr.H.Suharyadi,SE.MH Diretur Utama Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon melalui Irfan Rahmayadi Kasubag Humas dan Pemasaran ungkapkan pihaknya bersama Direksi lainnya akan terus berupaya mencari bantuan pada Pemerintah untuk Pembenahan, rehabilitasi atau optimalisasi WTP yang dimiliki Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon, sehingga distribusi air bersih untuk warga Kabupaten Cirebon lebih optimal lagi, pungkasnya.(Sur)















