Pelita News | Cirebon Timur — Devin Alfarisi Rosiana Mufti, siswa kelas XII SMA Negeri 1 Babakan, Kabupaten Cirebon berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan. Remaja asal Dusun 01 RT 01/01, Desa Babakangebang, Kecamatan Babakan ini berhasil menembus tim Persija Muda setelah melampaui proses panjang dalam meniti karier di dunia sepak bola sejak usia dini.
Bakat sepak bola Devin terlihat sejak masih duduk di bangku kelas 2 di SDN Tersana Baru. Ia mengawali perjalanannya dengan bergabung di SSB Bina Garuda Pabuaran dan mengikuti berbagai turnamen lokal, salah satunya bersama tim Gajah Rimba, Leuweung Gajah saat dibangku kelas 5 Sekolah Dasar.
Nama Devin mulai dikenal luas di tingkat Kabupaten Cirebon saat ia memperkuat SSB Ranggajati dan semakin mencuat ketika bergabung dengan SSB Porseka Kaliwulu, Plered dalam ajang Liga Muda Nasional di Yogyakarta pada tahun 2019 lalu.
Beruntung, perjalanan karier Devin terus menanjak. Ia kemudian mengikuti Youth Talent League (YTL) Persija dan bergabung dengan Jack Soccer, hingga akhirnya mendapat kesempatan trial dan resmi masuk Persija Muda pada tahun 2022.
Sejumlah prestasi pun berhasil diraih, di antaranya juara 1 regional dan nasional Piala Suratin U-15, serta juara 1 regional U-17 dan menembus 8 besar tingkat nasional.
“Alhamdulillah, semua ini berkat kerja keras dan dukungan banyak pihak, terutama orang tua dan pelatih,“ ujar Devin singkat, saat ditemui di Kampus SMA Negeri 1 Babakan, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, sosok pelatih almarhum Muh. Yusuf menjadi salah satu yang berperan penting dalam perjalanan kariernya. Bahkan, semasa hidupnya ia pernah menyebut Devin berpotensi menjadi pemain nasional.
“Beliau pernah bilang saya bisa jadi pemain nasional, itu jadi motivasi besar buat saya untuk terus berkembang,” ungkapnya.
Ke depan, ia berencana akan konsisten menekuni dunia sepak bola sambil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ia menargetkan bisa kuliah di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan mengambil jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR).
Meski mendapat tawaran dari klub Bina Mutiara (Liga 4) dan Persitara (Liga 3), Devin mengaku saat ini masih fokus mengembangkan karier bersama Persija. Namun, ia juga membuka peluang untuk bergabung dengan Persitara di masa depan.
“Saat ini fokus di Persija, tapi ada harapan juga ke Persitara,” katanya.
Ia juga dikesempatannya menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah memberikan dukungan penuh, termasuk kebijakan dispensasi belajar saat harus mengikuti kegiatan sepak bola.
“Sekolah sangat mendukung, jadi saya tetap bisa belajar meski sedang ada kegiatan pertandingan,” ujarnya.
Dengan semangat dan konsistensi, Devin berharap dapat terus meningkatkan kemampuan dan mewujudkan cita-citanya menjadi pemain sepak bola profesional di level nasional.
Sementara Kepala SMAN 1 Babakan, Asep Letnadi, menegaskan komitmen sekolah dalam mendukung siswa berprestasi, termasuk di bidang olahraga. Hal itu disampaikan terkait capaian Devin, salah satu siswa yang kini berkiprah sebagai pemain sepak bola profesional.
Asep mengungkapkan, SMAN 1 Babakan memiliki banyak siswa berprestasi dari berbagai bidang, termasuk olahraga. Ia menyebut keberhasilan Devin sebagai kebanggaan tersendiri bagi sekolah, meski saat ini yang bersangkutan bermain di luar daerah.
“Banyak siswa kami yang berprestasi, termasuk di bidang olahraga. Salah satunya Devin, yang kini menjadi pemain sepak bola profesional. Tentu ini menjadi kebanggaan bagi kami,” ujarnya.
Menurutnya, sejak awal proses penerimaan peserta didik baru, sekolah telah membuka jalur prestasi, termasuk untuk bidang olahraga. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya menjaring dan mengembangkan potensi siswa sejak dini.
Dalam mendukung siswa berprestasi, pihak sekolah memberikan berbagai fasilitas dan kebijakan, salah satunya dispensasi kegiatan belajar. Meski demikian, Asep menegaskan bahwa kewajiban utama sebagai pelajar tetap harus dijalankan.
“Kami memberikan dispensasi kepada siswa yang memiliki kegiatan prestasi, namun tanpa meninggalkan kewajiban utamanya sebagai pelajar. Pembelajaran tetap berjalan dengan penyesuaian,” jelasnya.
Selain itu, sekolah juga terus melakukan pembinaan serta menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk klub olahraga dan sekolah sepak bola, guna menunjang perkembangan kemampuan siswa.
Asep juga menyambut baik adanya wacana dari pemerintah daerah terkait pengembangan sekolah unggulan di bidang olahraga. Menurutnya, SMAN 1 Babakan siap mendukung kebijakan tersebut apabila regulasinya telah ditetapkan.
“Jika ada kebijakan sekolah unggulan olahraga, kami tentu sangat mendukung. Ini sejalan dengan upaya kami dalam mengembangkan potensi siswa,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap tidak hanya Devin, tetapi juga siswa lain yang memiliki potensi non-akademik dapat mengikuti jejak serupa hingga berprestasi tingkat nasional.
“Kami berharap siswa lain yang memiliki potensi bisa berkembang dan berprestasi hingga tingkat nasional, baik di bidang olahraga maupun lainnya,” pungkasnya. @Ries















