Pelita News I Indramayu – Sanggar Seni Wira Darma Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat diresmikan Kuwu desa setempat, Hj. Tumiah. Peresmian itu bersamaan dengan diserahkannya Surat Keputusan (SK) Kuwu tentang Penetapan Pengurus Sanggar Seni Wira Darma Desa Rambatan Wetan, Sabtu (20/09/2025 malam.
Kuwu Desa Rambatan Wetan, Hj. Tumiah, mengatakan pembentukan sanggar seni merupakan aspirasi dari masyarakat sejak Tahun 2023. Menyikapi aspirasi tersebut, kata dia, pihaknya akhirnya merespon usulan tersebut dan pada Tahun Anggaran (TA) 2025 direalisasikan plus disediakan dua set gamelan, yakni seperangkat gamelan pelog dan perawa.
Selain pertimbangan aspirasi, sambungnya, alasan lainnya, karena masyarakat desanya sekira 35 persen berprofesi sebagai seniman, baik dalang sandiwara, wayang, tarling dan nayaga/panjak atau penata gending.
Menurutnya, kesenian tradisional merupakan bagian dari khasanah budaya daerah dan cerminan atas identitas daerah yang tumbuh, hidup, berkembang dan berakar sesuai dengan nilai-nilai kearifan lokal.
“Sanggar seni merupakan wadah atau sarana penggali bakat seni generasi muda dan dengan adanya sanggar tersebut, kedepan, seniman dari dari Desa Rambatan Wetan bisa go nasional,” harapnya.
Dengan adanya sanggar seni, tambahnya, diharapkan bisa menghindari perilaku negatif generasi muda.
“Pelihara pelaratan gamelan dengan baik dan jika ada waktu senggang silahkan belajar,” pesannya.
Ketua Sanggar Seni Wira Darma, Wasda, mengucapka terima kasih kepada Kuwu Desa Rambatan Wetan, Hj. Tumiah yang telah merespon usulan dari pihaknya. Dirinya, mengaku bangga menjadi wong Rambatan Wetan, disini merupakan gudang para seniman baik dalang maupun nayaga.
Dengan disediakannya peralatan kesenian tradisional, selain menjaga seni daerah juga memberikan fasilitas untuk berlatih bagi generasi muda. Dengan berlatih seni selain bisa menyalurkan hobi juga bisa menghasilkan cuan, karena menurutnya, seniman merupakan sebuah profesi.
Ia membenarkan sekira 35 persen masyarakat Desa Rambatan Wetan berprofesis sebagai seniman.
“Saya sepakat dengan harapan Ibu Kuwu, agar kedepan seniman dari Desa Rambatan Wetan bisa go nasional,” ucap penabuh gendang sala satu sandiwar di Kabupaten Indramayu ini. @safaro















