Pelita News , indramayu .
Desa Karanganyar Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu dikepung air, hal ini disebabkan banyaknya curah hujan di bulan Februari, hal ini diungkapkan oleh sejumlah warga setempat kepada Harian Pelita News.Selasa (28/02)
Curah hujan dibulan februari pada pekan ke tiga sangat tinggi sehingga banyak pemukiman warga terendam air hingga berita ini diturunkan kondisi pemukiman warga bertambah parah, melihat curah hujan yang begitu Tinggi maka semua detsa di Kecamatan Kandanghaur terancam mengungsi kedataran yang lebih tinggi.
Situasi sepeti ini bukan saja terjadi di Kecamatan Kandanghaur melainkan dibeberapa Kecamatan seperti Kecamatan Losarang , dan Kecamatan Patrol juga banyak pemukiman warga yang terendam air misalnya di kecamatan Patrol pemukiman yang terendam air yakni desa Bugel, dan di Kecamatan Losarang yakni Desa Losarang, namun untuk Kecamatan Kandanghaur yakni Desa Karanganyar dan Desa Parean Girang juga sama terjadi.
Menurut warga setempat Carsa (45) mengatakan, banyak pemukiman warg yang terendam hal ini akibat hujan terus menerus selama empat hari dengan intensitas hujan yang cukup tinggi, sehingga saluran-saluran pembuang tidak ke sungai tidak layak, sebab air sungai sendiri terlihat banjir dengan demikian karena lambat membuang ke sungai ratusan pemukiman warga di tiga kecamatan terendam air.
Kekahawatiran warga bukan saja pada curah hujan , melainkan jika sungai Cipanas, dan Cisanggarung meluap dengan debit air makin meninggi, dikhawatirkan akan terjadi jebolnya tanggul sungai Cimanuk-Cisanggarung ” jika hal ini masih terus membayangi atau situasi tetap memhantui warga maka siap siap akan mengungsi kendaerah yang lebih aman” ujar Carsa.
Terpisah Kuwu Desa Karanganyar Joni.SP mengatakan, hasil monitoring pemerintahan desa, terkait banyaknya pemukiman warga yang terendam air salah satunya disebabkan oleh air hujan yang belum bisa tersalurkan ke sungai, sebab jika air hujan tersebut bisa tersalurkan maka pemukiman warga akan aman.
Masih Joni, biasanya air hujan yang tersalurkan ke sungai maka akan mengalir ke laut atau muara , dengan kondisi seperti ini pemerintahan Desa Karang Anyar akan berkordinasi dengan Camat setempat untuk mencari solusi ” kami akan kordinasi dengan pak Camat untuk mencari Solusi” pungkas Kuwu Joni.(Furqon)















