Pelita News | Cirebon Timur — Pemerintah Desa Asem, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon bersama jajaran Polsek Lemahabang Polresta Cirebon sukses melaksanakan panen perdana jagung pipil yang telah ditanam sekitar Oktober 2025 lalu di atas lahan seluas 1 hektar. Rabu (25/2/2026).
Jagung pipil merupakan jenis jagung yang dipanen tua atau biji keras, umumnya dipanen setelah umur lebih dari 100 HST. Pengembangan dan penanaman jagung pipil paling besar dibandingkan jenis jagung lainnya. Hal ini karena kebutuhan jagung pipil sangat besar, pemanfaatannya luas dan berskala industri.
Disela kegiatan panen, Kuwu Desa Asem, Ade Faturochman mengatakan, kegiatan panen ini sebagai bukti dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan juga menjadi bukti nyata dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah pedesaan.
“Kedepan, kami berharap masyarakat semakin terdorong untuk memanfaatkan lahan produktif secara optimal. Untuk itu Pemerintah desa akan terus mendorong program-program yang berpihak dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.
Menurutnya, dari hasil panen perdana ini akan digunakan sendiri untuk kebutuhan pakan ternak ayam petelur. Ia sangat optimis bahwa program ini dapat membuat masyarakat di desa bisa lebih sejahtera, sehingga kedepan dapat terus dilakukan untuk pengembangan dunia peternakan. Mengingat jagung pipil adalah pakan hewan unggas, sehingga tidak lagi bergantung belanja keluar untuk memenuhi pasokan pakan ternak.
“Penanaman jagung pipil ini merupakan langkah strategis dalam memanfaatkan lahan kosong agar lebih produktif, sekaligus berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional,” terang Ade Faturochman.
Penanaman jagung pipil sendiri memiliki beberapa tujuan, diantaranya meningkatkan produksi pangan, memperbanyak sumber pangan lokal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, mendukung ekonomi desa, meningkatkan pendapatan petani melalui penjualan hasil pertanian, mendorong ketahanan pangan serta mengurangi ketergantungan pada pangan impor dan meningkatkan kemandirian pangan desa. @Ries















