Pelita News | Cirebon Timur — Di momentum Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Pemerintah Desa Kaligawe Wetan, Kecamatan Susukanlebak bersama Dewan Kemakmuran Masjid Baitul Muttaqin kembali menunjukkan kekompakannya menggelar berbagai kegiatan keagamaan termasuk Sholat Tarawih. Pantauan Pelita News, ratusan jama’ah masyarakat setempat terlihat antusias mengikuti dan menjalankan Sholat Tarawih, Rabu (25/2/2026).
Kuwu Desa Kaligawe Wetan, Lilis Krisnawati mengatakan, Shalat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam selama Bulan Suci Ramadhan. Selain sebagai bentuk keta’atan kepada Allah SWT, Shalat Tarawih juga memiliki berbagai manfaat, baik dari segi spiritual maupun kesehatan.
“Shalat Tarawih menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, meningkatkan keimanan, serta memperbanyak amalan di bulan penuh berkah ini. Selain itu, secara kesehatan, gerakan shalat yang dilakukan berulang kali juga dapat memberikan manfaat bagi kebugaran tubuh,“ terangnya.
Lebih lanjut, Lilis menjelaskan bahwa tujuan utama disyariatkannya Shalat Tarawih adalah untuk memperoleh ampunan dan rahmat dari Allah SWT. Ia mengutip hadits Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa “Barang siapa yang melaksanakan Shalat malam di Bulan Suci Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.
“Mengisi kegiatan di Bulan Suci Ramadan menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah desa dan masyarakat. Melalui kegiatan tarawih ini, kami ingin lebih dekat dengan warga. Ramadhan adalah momen memperkuat kebersamaan, persatuan, dan kepedulian sosial,“ tuturnya.
Untuk itu ia mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadhan 1447 H ini sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus menjaga kondusivitas lingkungan. Kegiatan diawali dengan Shalat Isya berjama’ah, dilanjutkan salat tarawih dan witir.
“Suasana khusyuk dan penuh kehangatan ini terasa sekali. Selain itu, kegiatan keagamaan di Bulan Suci Ramadhan ini juga dapat menjadi wadah menyerap aspirasi dengan meluangkan ruang dialog dengan warga terkait kondisi lingkungan, pembangunan, serta program desa ke depan,“ kata Lilis.
Kegiatan keagamaan selama Bulan Suci Ramadhan akan terus dilakukan Pemerintah Desa Kaligawe Wetan secara berkelanjutan, karena dinilai mampu mempererat hubungan emosional antara pemerintah desa dan masyarakat. Dengan kegiatan keagamaan ini juga diharapkan menjadi penyemangat kebersamaan dan gotong royong di Desa Kaligawe Wetan. @Ries















