• Advertorial
    • Kontak Kami
    Rabu, Mei 20, 2026
    Harian Pelita News
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Limbah SPPG Yayasan Sada Bina Futura Desa Beringin Cemari Lingkungan, FORMASI Desak Tutup Sementara

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    April 2, 2026
    dalam CIAYUMAJAKUNING, KABUPATEN CIREBON, Uncategorized
    0 0
    0
    Limbah SPPG Yayasan Sada Bina Futura Desa Beringin Cemari Lingkungan, FORMASI Desak Tutup Sementara
    0
    BERBAGI
    39
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

     

    Pelita News | Cirebon Timur — Masyarakat di sekitar Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Sada Bina Futura, Desa Beringin, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, mengeluhkan bau menyengat yang berasal dari limbah SPPG tersebut. Warga khawatir bahwa limbah tersebut dapat mencemari air sumur dan berdampak pada kesehatan mereka.

     

    Ketua Umum FORMASI, Qorib, S.H., M.H mengatakan, kondisi ini sudah terjadi sejak SPPG tersebut beroperasi dan semakin parah dalam beberapa pekan terakhir. Akibat pencemaran lingkungan dan bau menyengat ini, akan sangat berdampak serius pada kualitas kesehatan masyarakat sekitar.

     

    “Bau limbah dari SPPG ini kian menyengat dan sangat mengganggu kesehatan warga sekitar,“ ujarnya, Kamis (2/4/2026).

     

    Ia mendesak pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan serta semua pihak terkait untuk segera turun tangan menindak dugaan pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah SPPG Yayasan Sada Bina Futura. Jangan sampai nanti bau menyengat yang dihasilkan juga dapat menyebabkan gangguan pernapasan, seperti iritasi tenggorokan, batuk, dan kesulitan bernapas.

     

    “Kami minta ada tindakan tegas. Jangan sampai warga di sekitar terdampak hingga jatuh sakit karena limbah ini,” tambah Qorib.

     

    Dampak Pencemaran Lingkungan dan Bau Menyengat Bagi Kesehatan Masyarakat

     

    Selain itu, lebih lanjut Qorib mengungkapkan, pencemaran air penampung Septic tank dan Air Limbah yang masuk ke sumur resapan disebabkan kebocoran. Bahkan air yang keluar menggenangi lingkungan sekitar warga, pencemaran limbah ini sangat berdampak negatif dan dapat menyebabkan penyebaran penyakit yang dibawa oleh air, seperti diare, kolera, dan hepatitis A.

     

    “Masyarakat yang mengkonsumsi air yang tercemar ini juga nantinya bisa mengalami gejala seperti sakit perut, muntah, dan demam. Dampak jangka panjang dari pencemaran lingkungan ini dapat menyebabkan kerusakan pada ekosistem lokal, serta penurunan kualitas tanah,“ ungkapnya.

     

    FORMASI mendesak pemerintah daerah harus segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini dan memastikan bahwa SPPG Yayasan Sada Bina Futura mematuhi peraturan lingkungan yang berlaku. Selain itu, masyarakat juga harus diberikan informasi yang jelas tentang dampak pencemaran lingkungan ini dan cara untuk melindungi diri mereka.

     

    “FORMASI meminta pemerintah daerah segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah pencemaran lingkungan ini atau SPPG Yayasan Sada Bina Futura ditutup sementara hingga mereka dapat memenuhi standar lingkungan yang berlaku yang menjamin kesehatannya. Karena kesehatan dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,“ tegas Qorib.

    Sementara itu, Kepala SPPG Desa Beringin, Wahyu Cahyanuddin, mengakui adanya keluhan dari warga. Namun, ia menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan perbaikan dan tengah menyiapkan langkah lanjutan.

     

    “Kami sudah berupaya memperbaiki. Ke depan akan dilakukan pengurugan dan penyedotan limbah secara berkala setiap dua minggu,” jelasnya.

     

    Ia juga menyebut akan mengatur waktu operasional, termasuk aktivitas pencucian peralatan, agar tidak mengganggu warga sekitar.

     

    Meski demikian, pernyataan tersebut dinilai belum menjawab persoalan utama yang dirasakan warga selama ini. Janji perbaikan tanpa tindakan konkret dianggap berpotensi memperpanjang dampak pencemaran. @Ries

    Tags: CiayumajakuningKabupaten Cirebon
    Sebelumnya

    Pelayanan IGD RS UMC Astanajapura Dikeluhkan Keluarga Pasien, Management Angkat Bicara

    Berikutnya

    CV Nasya Mas Siap Maksimalkan Pembangunan Drainase dan Tingkatkan Kualitas Jalan di Kecamatan Greged

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    CV Nasya Mas Siap Maksimalkan Pembangunan Drainase dan Tingkatkan Kualitas Jalan di Kecamatan Greged

    CV Nasya Mas Siap Maksimalkan Pembangunan Drainase dan Tingkatkan Kualitas Jalan di Kecamatan Greged

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Lulus 100%: 175 Siswa SMK Bina Warga Lemahabang Dilepas, Bawa Pesan “Gigih, Kuat, Pantang Menyerah” Menuju Dunia Kerja

    Lulus 100%: 175 Siswa SMK Bina Warga Lemahabang Dilepas, Bawa Pesan “Gigih, Kuat, Pantang Menyerah” Menuju Dunia Kerja

    Mei 5, 2026
    Kang Suharso Pimpin Konsolidasi: 35 PAC PARINDRA Kab. Cirebon Terbentuk

    Kang Suharso Pimpin Konsolidasi: 35 PAC PARINDRA Kab. Cirebon Terbentuk

    Mei 2, 2026
    565 Siswa SMK Muhammadiyah Lemahabang Terima SKL, Sekolah Gelar Seminar Yamaha & Layanan Gratis untuk Masyarakat

    565 Siswa SMK Muhammadiyah Lemahabang Terima SKL, Sekolah Gelar Seminar Yamaha & Layanan Gratis untuk Masyarakat

    Mei 4, 2026
    Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

    Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

    Mei 19, 2026
    Hujan Dengan Intensitas Tinggi Rendam Sejumlah Daerah Di Kabupaten Cirebon, Nuggy Pranugrah Affandi: Banjir Sudah Surut Aktivitas Mulai Normal Kembali

    Hujan Dengan Intensitas Tinggi Rendam Sejumlah Daerah Di Kabupaten Cirebon, Nuggy Pranugrah Affandi: Banjir Sudah Surut Aktivitas Mulai Normal Kembali

    Mei 19, 2026
    Terkait PSN Tambak Pantura , Yang Terpenting Rakyat Jangan Dirugikan 

    Terkait PSN Tambak Pantura , Yang Terpenting Rakyat Jangan Dirugikan 

    Mei 19, 2026
    Buka SPPG di Ciawiasih, Yayasan Berkah Boga Kita Wajib Prioritaskan Pekerja Lokal Tanpa Monopoli 

    Buka SPPG di Ciawiasih, Yayasan Berkah Boga Kita Wajib Prioritaskan Pekerja Lokal Tanpa Monopoli 

    Mei 19, 2026
    Petugas Terapkan Contraflow di Titik Rawan Banjir Jalur Pantura Cirebon Timur

    Petugas Terapkan Contraflow di Titik Rawan Banjir Jalur Pantura Cirebon Timur

    Mei 19, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

      Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Terkait PSN Tambak Pantura , Yang Terpenting Rakyat Jangan Dirugikan 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Buka SPPG di Ciawiasih, Yayasan Berkah Boga Kita Wajib Prioritaskan Pekerja Lokal Tanpa Monopoli 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Bupati Imron dan Forkopimda Deklarasi SPMB Bersih 2026, Tegaskan Tolak Titipan dan Pungli

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Pemda Kabupaten Cirebon Bangun 446 Rumah Tidak Layak Huni

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (12,340)
    • EKONOMI & BISNIS (311)
    • INDRAMAYU (5,252)
    • INFORMASI (560)
    • Jawa Tengah (408)
    • KABUPATEN CIREBON (5,914)
    • KESEHATAN (80)
    • KOTA CIREBON (1,040)
    • KUNINGAN (131)
    • MAJALENGKA (61)
    • NASIONAL (629)
    • OLAHRAGA (42)
    • PEMERINTAH DAERAH (721)
    • TEKNOLOGI (89)
    • Uncategorized (427)

    Berita Terbaru

    Hujan Dengan Intensitas Tinggi Rendam Sejumlah Daerah Di Kabupaten Cirebon, Nuggy Pranugrah Affandi: Banjir Sudah Surut Aktivitas Mulai Normal Kembali

    Hujan Dengan Intensitas Tinggi Rendam Sejumlah Daerah Di Kabupaten Cirebon, Nuggy Pranugrah Affandi: Banjir Sudah Surut Aktivitas Mulai Normal Kembali

    Mei 19, 2026
    Terkait PSN Tambak Pantura , Yang Terpenting Rakyat Jangan Dirugikan 

    Terkait PSN Tambak Pantura , Yang Terpenting Rakyat Jangan Dirugikan 

    Mei 19, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk