Pelita News, Indramayu – Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Indramayu periode 2022-2025 dilantik oleh Ketua IDI Wilayah Jawa Barat, dr. Eka Mulyana. Pelantikan yang dirangkai dengan Seminar Do’s & Don’ts Management of Eye Disease in Primary Healt Care ini dipusatkan di Aula Grand Trisula, Rabu (7/6/2023).
Hadir pada kesempatan tersebut, Bupati Indramayu, Nina Agustina, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Wawan Ridwan, serta jajaran pengurus IDI wilayah Jawa Barat dan pengurus IDI Cabang Indramayu.
Berdasarkan Surat Keputusan PB IDI Nomor 1811/PB/A.4/03/2023 tentang Pengesahan Susunan Personalia Pengurus IDI cabang Indramayu masa bakti 2022 – 2025, dr. H. Deden Bonni Koswara terpilih kembali menjadi Ketua IDI Cabang Indramayu periode kedua dengan Wakil Ketua 1, Dr. H. Sanudin dan Wakil Ketua 2, dr. Nina Taruk.
Ketua IDI Wilayah Jawa Barat, dr. Eka Mulyana mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus yang baru saja dilantik serta berharap IDI Cabang Indramayu dapat makin baik dan maju sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Indramayu.
“Di bawah kepemimpinan Pak dokter Deden di periode yang kedua ini semoga bertambah baik dan maju,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua IDI Cabang Indramayu dr. H. Deden Bonni Koswara mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada dirinya.
Ia menyebutkan sebagai mitra strategis pemerintah, pihaknya akan bersinergi dengan pemerintah daerah dan mendukung visi misi Indramayu Bermartabat. Hal lainnya, pihaknya akan mendukung upaya penurunan angka stunting dengan melakukan aksi nyata
“Untuk para dokter kita bersama menuju transformsi kesehatan sesuai arah kebijakan Kemenkes. Kita juga khususnya di Kabupaten Indramayu berupaya untuk menurunkan angka stunting serta penurunan angka kematian ibu dan bayi,” sebutnya.
Deden Bonni Koswara tidak menampik sebelumnya angka stunting di Kota Mangga mengalami penurunan di angka 14 namun karena terjadi lonjakan lagi kini naik di angka 21. Namun demikian dengan tekad bersama IDI Indramayu pihaknya akan terus berupaya agar angka stunting semakin menurun.
Upaya itu lanjutnya, untuk mengejar penurunan angka stunting sesuai target dari pemerintah pusat dibawah angka 14.
Menyikapi hal tersebut sambungnya pihaknya berpesan kepada anggota, tetap solid, semangat, dan bersatu terutama untuk pelayanan kepada masyarakat.
“Kita terus mengedukasi masyarakat dalam upaya promotif, preventif tidak hanya kuratif saja,” tekad Deden sapaan akrabnya.
Ditambahkan, keanggotaan dokter yang tergabung dalam IDI Cabang Indramayu sebanyak 584 orang. (saprorudin)















