Pelita News I Indramayu – Untuk memperkuat peran masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, Desa Majakerta, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu membentuk Forum Pengurangan Risiko Bencana (F-PRB).
Manager Disaster Risk Management Human Initiative sekaligus fasilitator pembentukan F-PRB Desa Majakerta, Deni Kurniawan menjelaskan, pembentukan F-PRB merupakan implementasi sinergi penanggulangan bencana antara masyarakat, swasta, dan pemerintah.
“Melalui Desa Tangguh Bencana, F-PRB ini menjadi wadah penguatan masyarakat karena warga merupakan pihak yang paling depan dan paling berpotensi terdampak bencana,” ujarnya.
Ia menuturkan, Desa Majakerta dipilih karena memiliki sejumlah risiko bencana, di antaranya banjir, kekeringan, serta potensi kegagalan teknologi karena berada di sekitar kawasan Ring 1 Pertamina.
“Yang terpenting masyarakat terlebih dahulu mengetahui dan memahami risiko bencana di lingkungannya. Dengan kesiapsiagaan yang baik, masyarakat akan lebih siap dan tangguh dalam mengantisipasi bencana,” jelas dia dalam keterangannya, Kamis (29/1/2026).
Deni menegaskan, F-PRB tidak boleh hanya bersifat seremonial. Pemerintah akan terus melakukan pendampingan agar forum tersebut aktif dan berkelanjutan, termasuk didukung melalui alokasi anggaran desa.
Ke depan, F-PRB Desa Majakerta diharapkan dapat menjadi contoh dan menularkan pengetahuan kebencanaan ke desa lain melalui konsep sister village.
Sementara itu, Sekban BPBD Indramayu Sutrisno, menegaskan bahwa kantor BPBD kini berfungsi sebagai “Rumah Relawan”, tempat berkumpul dan berkoordinasi bagi seluruh forum relawan untuk mempercepat akses informasi dan penanganan bencana di lapangan.
“Ke depannya, Desa Majakerta diharapkan mampu menjadi sister village yang menularkan pengetahuan dan pengalaman mitigasinya ke desa-desa lain di wilayah Indramayu,” harapnya. @safaro















