Pelita News, Indramayu – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Indramayu memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional Tingkat Kabupaten Indramayu Tahun 2023. Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional dengan bertajuk “Dina Basa Mimmi Sejagat 2023” dan dibuka Plt. Kepala Disdikbud Kabupaten Indramayu Iin Indrayati ini di laksanakan di Aula SMP Negeri Unggulan Sindang, kemarin.
Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional Tingkat Kabupaten Indramayu dibuka secara langsung oleh Plt. Kepala Disdikbud Kabupaten Indramayu Iin Indrayati didampingi Sekretaris Disdikbud Kabupaten Indramayu, Erni Heriningsih bersama jajaran Disdikbud Kabupaten Indramayu.
Hadir pada kesempatan tersebut, Perangkat Daerah terkait di lingkup Pemerintahan Kabupaten Indramayu, Sekretaris Disdikbud Kabupaten Indramayu, Erni Heriningsih, Penggiat Bahasa Daerah, Penggiat Sastra, Penggiat Aksara Daerah, juga Pengawas Sekolah Dasar (SD) dan Pengawas Sekolah Menengah Pertama (SMP) beserta para Kepala Sekolah dari Kecamatan Indramayu, Kecamatan Sindang, dan Kecamatan Balongan.
Iin Indrayati menyampaikan, bahasa memegang peranan penting dalam membawa perubahan dan pertumbuhan peradaban manusia.
Menurutnya, peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional sebagai wadah inklusi sosial dan pembangunan global yang kerap menjadi momentum untuk memperingati keberagaman bahasa dan budaya.
“Dengan memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional, diharapkan dapat meningkatkan pendidikan multibahasa sebagai kebutuhan untuk mengubah sekaligus mendukung pendidikan dalam konteks multibahasa, terutama merevitalisasi bahasa daerah untuk yang menghilang atau terancam punah,” ujarnya.
Adapun langkah yang dilakukan dalam pelestarian yang dilakukan dalam pelestarian bahasa ibu, sambungnya, selain melalui pengajaran di sekolah adalah melalui kerja sama dengan berbagai komunitas dan organisasi yang memiliki kepedulian dalam pelestarian budaya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan pada Disdikbud Kabupaten Indramayu Uum Umiyati menjelaskan, maksud dan tujuan diadakannya peringatan hari Ibu Internasional bertajuk “Dina Basa Mimi Sejagat” agar penggunaan bahasa daerah dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan Kabupaten Indramayu.
“Terlaksananya kegiatan ini menjadi upaya dalam mengenalkan sekaligus meningkatkan fungsi bahasa, sastra, dan aksara daerah guna membentuk kepribadian dan memperteguh jati diri untuk memelihara bahasa daerah kita,” ujarnya.
Acara tersebut dirangkaikan dengan kegiatan kreasi mulai dari Penampilan Tarling Klasik, Dongeng Dermayu, Monolog, Puisi, Pidato, Cerita Pendek Indramayu, Cerita Guyon, dan Ceramah Budaya. (duliman)















