Kabupaten Cirebon,PN
Masih terkait dugaan bantuan yang digelontorkan untuk Yayasan Al-Iman yang berdomisili diwilayah Kecamatan Susukan yang bersumber dana dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan dugaan kuat bantuan yang dikucurkan untuk Yayasan tersebut dengan nilai yang diduga cukup fantastis yang diperuntukan untuk kegiatan pelatihan santri yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, dan kini adanya dugaan pada bantuan tersebut mengundang perhatian Didi Darmadi Wakil Ketua Umum LSM Gerakan Rakyat Membangun (Geram) untuk angkat bicara terkait adanya dugaan bantuan yang telah dikucurkan Kemenpora untuk pelatihan tersebut.
Menurut Didi Darmadi ketika ditemui Jurnalis Harian Pelita News selasa 01/11 mengatakan, bantuan yang digelontorkan Kemenpora yang diperuntuk untuk pelatihan yang diduga dilaksanakan oleh Yayasan Al Iman, seharusnya pihak Yayasan atau yang bersangkutan bisa menjelaskan lebih detail terkait sumber anggaran dan peruntukan keuangan yang telah digelontorkan.
“aneh, Kok oknum pengurus Yayasan terkesan hanya saling lempar jawaban, dan terkesan tidak ada keterbukaan informasi terkait sumber anggaran dan nilai bantuannya,”katanya.
Tak hanya itu Didi biasa sapa mengucapkan, hal yang sangat menguntungkan dan memberikan dampak yang positif, ketika Pemerintah Desa Susukan Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon telah memberikan fasilitas tempat atau ruangan yang diberikan untuk pelatihan secara percuma (Gratis.red), sehingga Didi menegaskan kepada pihak Yayasan untuk memberikan informasi yang akurat terkait pelaksanaan pelatihan yang bersumber dari bantuan Kemenpora.
“ini patut diacungi jempol ketika Desa memberikan fasilitas tempat untuk pelatihan dengan percuma, namun kembali bantuan itu harus dijelaskan peruntukannya dan berapa nilainya,”ucapnya.
Adanya hal tersebut Didi menduga, bantuan yang dikucurkan dari Kemenpora untuk Yayasan Al Iman diduga kuat dijadikan ajang bancakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, pasalnya adanya dugaan saling lempar jawaban ketika ditanyakan terkait jumlah bantuan maupun penggunaannya.
“kalau saling lempar jawaban, Kami menduga ada hal yang disebunyikan mengenai bantuan itu,”paparnya.
Sementara itu Didi Darmadi Wakil Ketua Umum LSM Geram meminta kepada pihak terkait khusunya pihak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk turut mengungkap dugaan bantuan yang telah dikucurkan untuk Pelatihan santri di Yayasan Al Iman, dan mengaudit pengeluaran biaya yang telah dikeluarkan untuk pelatihan tersebut serta pihaknya juga akan melayangkan surat aduan kepada pihak Kemenpora.
“kami sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat, meminta kepada APH untuk ungkap kebenaran bantuan untuk pelatihan di Yayasan Al Iman, dan Kami juga dalam waktu dekat ini akan melayangkan surat kepada pihak Kemenpora untuk meninaju kelayakan pemberian bantuan itu,”tegasnya.(Sur)















