Pelita News I Indramayu – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Indramayu menggelar launching Pengawasan Pemilihan Serentak 2024, diMM Entertainment Indramayu, Senin (15/7/2024). Dalam kesempatan tersebut Bawaslu juga resmi menetapkan 31 desa sebagai Kampung Pengawasan Partisipatif 2024.
Ketua Bawaslu Kabupaten Indramayu, Ahmad Tabroni menyampaikan, dalam rangka meningkatkan pengawasan pihaknya telah menetapkan satu desa di tiap kecamatan sebagai Kampung Pengawasan Partisipatif.
“Di 31 kecamatan masing-masing satu desa, ini karena keterbatasan dukungan anggaran. Mudah-mudahan ini awalan yang positif dan bisa menjadi pelopor kaitannya dengan launching pengawasan ini,” jelasnya.
Saat ini pula, Bawaslu bersama adhoc sedang melaksanakan pengawasan tahapan pencocokan dan penelitian (coklit), yaitu pendataan daftar pemilih oleh perugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) untuk Pilkada 2024.
“Kita punya peranan dalam fungsi pengawasan. Dalam hal ini agar pantarlih bisa mengakomodir seluruh pemilih dalam hal ini masyarakat yang memiliki hak pilih,” ujarnya.
Menurutnya, pengawasan yang dilakukan pihaknya bertujuan agar pesta demokrasi berlangsung sesuai ketentuan dan masyarakat tidak kehilangan hak pilihnya.
“Kita bukan mencari kesalahan tapi lebih pada konteks memberikan saran perbaikan kepada KPU beserta jajaran adhoc-nya,” kata dia.
Koordinator Divisi Pencegahan, Humas dan Parmas pada Bawaslu Kabupaten Indramayu, Supriadi menambahkan, di Kampung Pengawasan Partisipatif akan melibatkan masyarakat desa setempat untuk menjadi pengawas partisipatif. Kegiatan ini bagian dari pendidikan politik sekaligus menggerakkan masyarakat untuk menjadi pengawas sukarela.
Disinggung dalam launching tersebut ditampilkan tari topeng dan seni berokan, menurutnya Bawaslu juga ingin berperan mengangkat seni budaya lokal.
“Dengan seni budaya juga bisa untuk menyampaikan informasi tentang kepemiluan agar tersampaikan ke masyarakat semua kalangan,” ujarnya.
Sedangkan kentongan yang ditabuh bersama-sama, selain alat musik tradisional, juga pertanda bahwa Bawaslu sudah sangat siap melakukan pengawasan Pilkada Serentak 2024. @safaro















