Cirebon,(PN)
Hati-hati apabilah bertemu dengan sosok oknum perempuan yang satu ini dengan inisial E S, Ia pernah bekerja menjadi Staf marketing di salah satu Cabang PJTKI di wilayah Gegesik Kabupten Cirebon selama 4 bulan, hampir sebulan lalu ES sudah dipecat sebagai staf kantor oleh pimpinan perusahaan pengerah Tenaga Kerja Luar Negri (PJTKI) tersebut karena tidak memiliki identitas yang jelas dan kinerjanya buruk.
Wanita yang satu ini selalu berkeliaran di sekitaran wilaya Kabupten Cirebon dan Brebes, modusnya ia selalu mengaku sebagai Agen TKI dan sanggup Memberangkatkan TKI formal dengan tujuan Negara penempatan Hongkong untuk bekerja disektor Industri, dengan menarik biaya pada korbannya dengan alasan untuk proses hingga puluhan juta rupiah, bahkan sering kali memakai pembayaran sistim transfer rekening.
Kepemilikan rekeningnyapun diragukan ke absahanya, ES juga diduga seringkali mengaku sudah punya kerja sama dengan agensi yang ada di Hongkong untuk memuluskan aksinya dalam menggaet korban, dan mengaku sanggup menempatkan TKI formal ke Negara Hongkong dengan iming-iming gaji besar.
Menurut Keterangan, “Samudi, Kordinator Perusahan Penempatan Pekerja Migran Indonesiaa (P3MI) PT Java Indo Corpora Cabang Cirebon Sabtu 22/10/2022, pihak Perusahaannya telah melaporkan wanita berinisial E S ke pihak kepolisian sektor Gegesik Polresta Cirebon atas perbuatanya, karena diduga dalam menggunakan aksinya selalu membawa nama PT Java Indo Corpora, dan hal itu dinilai sangat merugikan nama baik perusahaan kami. “Bahkan kata “Samudi, bukan hanya pihaknya yang melaporkan, dan wanita itu saat ini diduga sudah menjadi Daftar Pencarian orang (DPO) oleh pihak Kepolisian Polres Brebes, karena di sana juga banyak korban yang di rugikan.
“Jadi saya menghimbau pada teman-teman petugas lapangan khususnya pelaku rekrutmen TKI dan rekan- rekan sejawat P3MI, agar hati- hati apabila bertemu dengan sosok wanita berinisial ES jangan sampai terpengaruh bujuk Rlrayunya untuk di ajak kerja sama. jelas Samudi. (HR)















