Indramayu,PN
Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Indramayu mengundang simpatik dan kepedulian sejumlah Lembaga termasuk Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Kabupaten Indramayu,yang menyalurkan bantuan berupa sembako serta pelayanan Kesehatan disejumlah titik tedampak banjir.
Bencana banjir yang melanda sedikitnya 22 kecamatan dalam wilayah kabupaten Indramayu, tahun 2021 ini tergolong bencana yang cukup parah berdampak pada sendi kehidupan masyarakat di Indramayu. Banjir telah melumpuhkan kegiatan ekonomi masyarakat terutama kawasan terparah akibat genangan banjir hingga setinggi 1 meter bahkan lebih.
Duka yang melanda Indramayu, menggerakan GRIB Indramayu untuk turut peduli menyumbangkan bantuan sembako dan pelayanan Kesehatan gratis langsung dititik lokasi banjir dan bersentuhan langsung dengan mastarakat. Ketua DPC GRIB Indramayuj Wahadi kepada Pelita News menjelaskan GRIB sebagai ormas , memiliki kepedulian tehadap masyarakat kota mangga yang kini sedang tertimpa bencana banjir , banyak kerugian yang di alami masyarakat, akibat bencana yang melumpuhkan kondisi ekonomi masyarakat terutama yang terjadi februari 2021 ini.”Organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) langsung bergerak. Sejak bencana banjir melanda, yang tejadi pada minggu pekan lalu, kita . Seluruh anggota dan relawan di tingkatan DPC, PAC sampai tingkat desa turun tangan membantu.,” tutur Wahadi.
Untuk keperluan penyaluran bantuan kepada warga tedampak banjir DPC GRIB Indramayu telah membuka posko bantuan di Desa Karanggetas Kecamatan Kertasmaya.” Kita Bersama masyarakat telah melakukan evakuasi warga kelokasi pengungsian yang lebih aman, memberikan bantuan logistic hingga obat-obatan dengan melibatkan dokter relawan GRIB yang bersentuhan langsung dengan masyarakat korban banjir,” tandas dia.
Selain wilayah Kertasmaya DPC GRIB juga menyalurkan bantuan di wilayah Desa Karanganyar Kec.Kandanghaur Indramayu berupa pembagan nasi bungkus serta makanan dan minuman yang dibutuhkan warga akibat kondisi genangan yang cukup parah .
Kepala Bidang Kesehatan dr Andri MMKes menjelaskan selain dilaksanakan pemeriksaan Kesehatan dan pengobatan gratis kepada masyarakat tedampak sehingga mereka bisa segera mendapatkan pertolongan,”GRIB bergerak cepat, turun tangan. Ini merupakan instruksi langsung Ketum Hercules Rozario Marshal untuk menolong dan membantu warga terdampak banjir,” tuturnya..
Bersama dengan relawan GRIB, Masyarakat, TNI –Polri teah melakukan berbagai upaya untuk menyelamatan awal tehadap korban tedampak banjir secara langsung temasuk mengumpulkan donasi dari masyarakat yang peduli sesame yang kini tengah membutuhkan uluran bantuan. “Aksi sosial dan kemanusiaan ini akan terus dilaksanakan. GRIB ingin selalu menebar kebaikan memberikan manfaat kepada masyarakat. Terlebih dalam kondisi bencana seperti ini,” ujar Andri.Ketua Tim Medis GRIB Indramayu.
Dari hasil pemantauan dilapangan, posko penanganan bencana banjir dari semua elemen masyarakat baik BPBD, PMI serta Lembaga lainnya, kini masih terus memantau kondisi tekini dengan bencana.Meski disejumlah wilayah hingga saat ini sudah dilaporkan debit genangan mulai surut namun, bagi Kabupaten Indramayu, ancaman banjir bukan hanya karena curah hujan yang turun namun, ancaman lebih disebabkan adanya banjir kiriman dari sejumkah hulu sunga yang melintas wilayah Indramayu..
Selama ini sejumlah alur sungai yang patut dipantau dan diwaspai diantaranya sungai Cimanuk, Sungai Cipanas, Sungai Cilalanang hingga Sungai Cibuaya yang sebelumya menyebabkan terendamnya tiga kecamatan di wilayah Indramayu tengah seperti Bangodua,Widasari serta Tukdana .Sedangkan wilayah Indramayu barat meliputi kecamatan Trisi , Cikedung, Haurgeulis , Kandanghaur dan Losarang yang merupakan kawasan tedampak banjir yang cukup parah.**(ichsan)















