Kabupaten Cirebon Pelita News

Proyek pembangunan saluran irigasi di Desa Sende Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon disoal warga, kegiatan tersebut yang saat ini diduga telah berlangsung selama 10 hari lamanya hingga saat ini diduga kuat tidak ada keterbukaan informasi terhadap publik, sehingga warga yang mengaku putra daerah Desa Sende mempertanyakan proyek tersebut.
Didi Darmadi salah seorang warga Desa Sende mempertanyakan kejelasan proyek pekerjaan pembangunan saluran irigasi yang terkesan tertutup terhadap publik yang ingin mengetahui, pasalnya sejak awal pelaksanaan pekerjaan hingga saat ini berita pekerjaan dipublikasikan melalui Media massa tak terpampang papan proyek yang menginformasikan tetantang jenis kegiatan, waktu bahkan anggaran dan sumber anggarannya.
“ini kaya kucing-kucingan papan proyek yang seharusnya terpampang jelas, di proyek ini bak ditelan bumi, tak nampak papan proyek, bagaimana publik tahu kalau seperti ini,”anggapnya.
Tak hanya papan proyek yang disoalnya, Direksikit yang seharusnya ada dilokasi lapangan juga tak nampak, diduga pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk pembuatan Direksikit, tak hanya itu Direksikit juga memiliki banyak fungsi, selain untuk menyimpan material dan barang didalamnya juga terdapat gambar dan informasi lainnya, sehingga warga juga bisa turut serta berpartisipasi untuk mengawasi jalannya pekerjaan tersebut.
“sudah papan proyek tidak ada, Direksikit juga tidak ada, emang tidak disediakan anggarannya oleh pemerintah,”cetusnya.
Didi Darmadi mengharapkan hasil pekerjaan dari kegiatan pembangunan saluran irigasi tidak asal-asalan, pasalnya Pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk hasil yang memuaskan, dan hal yang sangat tegas Ia sampaikan berkaitan dengan anggaran jangan sampai anggaran tersebut tercecer tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan terlebih untuk pengondisian oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.
“jangan sampe anggaran yang tidak di pampang uangnya jadi ajang bacakan, sehingga hasil kerjaan pun kurang maksimal,”tegasnya.
Didi biasa disapa juga meminta kepada pihak pelaksana maupun pemborong agar bisa menjalankan amanat pekerjaan sesuai dengan spesifikasi, tak hanya itu Ia juga meminta kepada pengawas pekerjaan untuk lebih tegas dalam menjalankan tugas dan fungsi khususnya pada pekerjaan diwilayah Desa Sende.
“untuk pemborong, pelaksana dan pengawas mohon utamakan hasil pekerjaan Jangan hanya kuantitas,”pungkasnya.(Sur)















