Pelita News | Cirebon Timur — Pasar Cipeujeuh Wetan yang merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Cirebon terus menjaga target capaian. Pemerintah melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian menargetkan pasar ini menjadi salah satu pusat ekonomi dan penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari wilayah timur Cirebon.
Untuk tahun 2026, Pemkab Cirebon memiliki target pendapatan dari retribusi Pasar Cipeujeuh Wetan. Berbagai langkah strategis pun terus dilakukan guna tercapainya target tersebut.
Kepala Pasar Cipeujeuh Wetan, Sugianto mengatakan, pasang surut di pendapatan pasar tradisional terbilang hal yang lumrah. “Pasang surut pendapatan itu wajar, karena pedagang tidak setiap hari berjualan. Namun penekanan maksimal pada target tetap menjadi perhatian kami,“ ujarnya, Senin (6/7/2026).
Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:
1. Menjaga penataan kios dan los agar terus rapi dan nyaman
2. Penertiban PKL ke area yang sudah disediakan
3. Rutin perbaikan fasilitas seperti penerangan, MCK, dan area parkir
4. Penertiban dan pendataan pedagang agar berjualan di dalam pasar
Sugianto menyebut, antusiasme pedagang tetap konsisten meski terkadang pasang surut dalam waktu yang relatif normal.
“Kami akan terus jemput bola ke pedagang. Alhamdulillah okupansi kios dan los tetap normal. Kami optimis target PAD tahun ini bisa tercapai,” katanya.
Dengan pengawasan dan perawatan berkelanjutan, Pemkab Cirebon optimis Pasar Cipeujeuh Wetan bisa menjadi pasar motor penggerak ekonomi masyarakat sekitar. @Ries















