Pelita News, Indramayu – Sebuah rumah tempat pembuatan kembang api dan petasan di Blok Bedahan, Desa Telukagung, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu meledak, Jumat (2/2/2024) malam. Akibat ledakan ini, rumah milik S (40 tahun) rata dengan tanah. Kerasnya ledakan mengakibatkan kaca dirumah disebelahnya juga pecah.
Polisi belum menyimpulkan penyebab ledakan ini pasalnya saat kejadian S sedang ikut tahlilan bersama warga lainnya.
Kapolres Indramayu AKBP M Fahri Siregar yang datang ke lokasi kebakaran mengatakan, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian setelah mendapatkan laporan dari sala satu perangkat Desa Telukagung, Kecamatan Indramayu. Dimana dalam laporan itu disebutkan jika Lurah ini mendengar suara keras seperti ledakan sebanyak dua kali.
Setelah itu, sejumlah petugas dipimpin Kapolseknya langsung ke TKP untuk mengecek kebenaran dari laporan itu bersama saksi. Tiba di lokasi, terlihat beberapa barang-barang berserakan akibat dari ledakan tersebut. Dan diketahui ternyata ledakan itu timbul dari suatu tempat berupa gubuk berukuran 4×5 meter. Dan setelah melakukan interogasi kepada beberapa orang, diketahui gubuk tersebut milik warga desa Telukagung berinisial S. Gubuk ini pula biasa digunakan untuk home industri petasan dan juga kembang api.
“Sampai saat ini kami masih melakukan olah TKP, dan dari keterangan saksi-saksi yang ada serta Lurah desa bahwa Sanaji tidak berada ditempat, ” papar Kapolres.
Beruntungnya, lanjut Fahri, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. “Kami menduga terjadinya ledakan ini dari bubuk kembang api dan petasan tersebut. Namun kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut setelah mendapatkan keterangan dari pemilik tempat,” jelas dia. (saprorudin)















