Cirebon | Pelita News. — Kabupaten Cirebon tengah bersiap menghadapi masa depan dengan lebih terarah dan berdaya saing. Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, yang akrab disapa Jigus, resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD 2025–2029 dan RKPD 2026 di Hotel Aston Cirebon, Senin (28/4).
Namun Musrenbang kali ini tak sekadar agenda formal tahunan. Di bawah kepemimpinan Jigus, forum ini menjadi panggung lahirnya komitmen untuk membawa Cirebon melompat lebih jauh melalui kolaborasi lintas elemen dan inovasi pembangunan ekonomi desa.
“Musrenbang bukan cuma rutinitas, tapi titik awal memastikan visi-misi pemerintah daerah menjadi nyata. Kami ingin pembangunan ini benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegas Jigus dalam sambutannya.
Ia menekankan bahwa pembangunan bukan semata urusan kepala daerah, melainkan kerja kolektif. “Kami tidak bisa jalan sendiri. Harus ada gotong royong, dari perangkat daerah, masyarakat, hingga dunia usaha. Semua harus terlibat,” tambahnya.
Koperasi Merah Putih: Harapan Baru dari Desa
Salah satu program unggulan yang menjadi sorotan adalah pengembangan Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi kerakyatan yang dimulai dari desa.
“Saat ini, Koperasi Merah Putih sudah hadir di 22 desa. Awalnya hanya lima. Target kami, seluruh desa di Cirebon akan punya koperasi ini,” ungkap Jigus penuh optimisme.
Menariknya, koperasi ini bukan hanya simbol kebangkitan ekonomi desa, tapi juga bagian dari rencana besar peluncuran nasional oleh Presiden pada 12 Juli 2025. “Kita akan memaksimalkan pembentukannya sebelum hari itu. Ini momentum bersejarah,” ujarnya.
Jigus juga menekankan bahwa koperasi bukan sekadar dibentuk, tapi harus dikembangkan agar mampu menjadi pilar ekonomi lokal. Ia mendorong pembinaan, pendampingan, dan kolaborasi lintas sektor agar koperasi benar-benar menjadi motor ekonomi baru bagi masyarakat desa.
Menuju Cirebon Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan
Dengan tema pembangunan jangka menengah yang berfokus pada inklusivitas, keberlanjutan, dan potensi lokal, Jigus ingin memastikan setiap program benar-benar membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
“Musrenbang ini bukan akhir, tapi awal dari proses besar menuju Cirebon yang lebih maju. Kita ingin wariskan fondasi yang kuat untuk generasi selanjutnya,” katanya.
Musrenbang RPJMD 2025–2029 dan RKPD 2026 ini diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dan membuka lembaran baru pembangunan Cirebon yang lebih merata, berbasis potensi daerah, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.@Bams















