Pelita News Kabupaten Cirebon

Kondisi tanggul di Desa Kalibuntu kecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon sudah sangat kritis, sehingga di sepanjang tanggul cisanggarung perlu ada perbaikan dari pemerintah pusat melalui BWWS-CC.
Dipaparkan Tarsono, Kuwu Desa Kalibuntu kecamatan Pabedilan, dikatakannya sejak 2018 tanggul cisanggarung dinilainya sudah rusak kondisinya, akibatnya abrasi yang disebebabkan arus sungai Cisanggarung yang terus menghantam tanggu dan dimana diatas tanggu tersebut terdapat badan jalan yang merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Masih Tarsono, Pasca hujan sejak kemaren (1/4) hujan dari malam sampai 00.00 membuat tanggul Cisanggarung meluap dan melimpas serta kondisi tanggul cisanggarung di Desa Kalibuntu yang hanya mempunyai klep air pembuangan air yang berasal tanggul Cisanggarung, karena intensitas dan air dari sungai Cisanggarung membuat tidak bisa menahan arus sungai Cisanggarung sehingga air arus Cisanggarung limpas ke rumah warga sekitar sungai tersebut.
Pemdes Kalibuntu dengan masyarakat secara suka rela mengantisipasi arus sungai Cisanggarung yang akan masuk ke pemukiman warga dengan ditahan dengan kantong-kantong plastik yang berisi pasir yang di sepanjang tanggu sungai cisanggarung.
“sejak malam jam 00.00 S/d 04.00 WIB masyarakat Desa Kalibuntu kerja bakti agar arus cisanggarung tidak masuk ke area pemukiman warga Desa Kalibuntu Kecamatan Pabedilan,”katanya.
Pemdes Kalibuntu meminta kepada pihak BWWS-CC dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta pemerintah pusat agar serius menangani tanggul Cisanggarung yang beradampingan dengan jalan Provinsi Jawa Barat yang merupakan akses jalan utama bagi para pengguna roda dua dan roda empat yang akan ke Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon.
“kalau tanggul cisanggarung yang berada di Desa Kalibuntu jebol bisa di pastikan akan merendam warga di wilayah timur kabupaten cirebon seperti Kecamatan Pabedilan, kecamatan Losari, Kecamatan Ciledug , Kecamatan Pasaleman serta wilayah yang lain,”paparnya.
Disebutkannya sudah banyak anggota DPR-RI dan DPR Kabupaten Cirebon akan tetapi pihak BWWS-CC belum ada respon sama sekali, padahal pemdes Kalibuntu telah melayangkan pengajuan agar ada perbaikan tanggul cisanggarung yang sudah kritis.
Pemdes Kalibuntu dengan keadaan sementara, pihaknya meminta bantuan berupa kantong-kantong yang berisi pasir guna mengantisipasi banjir akibat sungai Cisanggarung yang intensitas jumlah sangat besar akibat hujan terus menerus, sehingga dari hulu kita mendapatkan limpahan air dari Kabupaten Kuningan yang hujan turun sejak malam sampai hari ini.
“kami meminta pemangku kebijakan agar serius menangani tanggul cisanggarung dari mulai Kecamatan Waled, Kecamatan Pasaleman, kecamatan Ciledug, Kecamatan Ciledug, Kecamatan Pabedilan sampai Kecamatan Losari,” pintanya.
Ditambahkan tokoh masyarakat Munadi alias Kanhok mengucapkan adanya luapan sungai Cisanggarung merupakan kado pahit saat Kabupaten Cirebon merayakan hari jadinya yang ke 541, yang merendam beberapa kecamatan di Kabupaten Cirebon, Dia juga menegaskan seharusnya pihak BWWS-CC dan Pemprov Jawa Barat serta Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam menangani tanggul yang kritis di 5 Kecamatan secara serius sehingga tidak ada lagi korban banjir,ungkapnya.(Ded)















