Cirebon, PN
Longsoran Tanggul Sungai Cisanggarung yang terletak di jalan Provinsi Jawa Barat telah mengalami kondisi yang kritis berkepanjangan yang hingga saat ini tak juga dilakukan perbaikan oleh pihak berwenang. Tanggul Sungai Cisanggarung yang tepat berada di bahu jalan penghubung Kecamatan Losari dan Kecamatan Pabedilan menuju Kecamatan Ciledug perlu adanya perhatian perbaikan dengan serius, tidak hanya dilakukan kunjungan dan perencanaan semata. Hal ini lebih dikarenakan keutamaan keselamatan para pengendara yang melintasi jalan tersebut.
Seperti yang di paparkan Kuwu Desa Kali Buntu, Tarsono, sebenarnya lokasi tanggul yang kritis itu sudah dilakukan kunjungan dari pihak Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung (BWWS CC), anggota DPRD Kabupaten Cirebon dan anggota DPR RI yang sudah melihat langsung kondisi lokasi tanggul yang kritis tersebut. Akan tetapi sampai di Tahun 2022 ini belum ada nampak dilakukannya perbaikan tanggul yang sudah sangat kritis. Bahkan pihak Pemdes Kali Buntu pernah di janjikan di Tahun 2022 konon akan ada perbaikan dari pihak BWWS CC, akan tetapi hingga di Bulan Agustus belum ada realisasi atau informasi akan adanya perbaikan tanggul Sungai Cisanggarung. “Kami sudah sangat khawatir jika musim penghujan mulai tiba lagi, karena di belakang tanggul itu ada ratusan rumah warga yang terancam bisa terendam banjir berkelanjutan,“ terangnya.
Masih dijelaskan Tarsono, tatkala hujan turun sebentar saja, belakang tanggul yang kritis tersebut di pastikan langsung terendam banjir. Selain itu, para pengguna jalan seperti roda dua dan roda empat terpaksa harus bergantian melewati separuh jalan di karenakan di sebagian jalan tersebut di pasang drum sebagai tanda karena kondisi di bagian sisi timur jalan sudah tergerus longsor. Untuk itu, pihak Pemdes Kali Buntu menagih janji kepada BWWS CC agar segera dapat menepati janji dan merealisasi perbaikan tanggul cisanggarung tersebut. “Ada sekitar 10 meter dari daerah saluran cisanggarung yang sudah tergerus dan terlihat badan tanggul yang sudah berlobang besar. Sewaktu-waktu tanggul ini bisa jebol dan sangat mengkhawatirkan,“ ujarnya. (Ded)















