IKLAN
    • Advertorial
    • Kontak Kami
    Kamis, Oktober 8, 2026
    Harian Pelita News
    IKLAN
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Bambang Mujiarto: Kemajuan Tak Boleh Memutus Akar Budaya Cirebon

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Juni 17, 2026
    dalam CIAYUMAJAKUNING, KABUPATEN CIREBON
    0 0
    0
    Bambang Mujiarto: Kemajuan Tak Boleh Memutus Akar Budaya Cirebon
    0
    BERBAGI
    17
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Pelita News | Cirebonkab. – Ribuan cahaya obor membelah gelap malam di Desa Bakung Kidul dan Bakung Lor, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, saat masyarakat menggelar pawai obor menyambut malam 1 Suro. Tradisi yang telah berlangsung turun-temurun itu bukan sekadar seremoni budaya, melainkan menjadi ruang refleksi tentang sejarah, identitas, dan masa depan masyarakat Cirebon.

     

    Lautan api kecil yang bergerak menuju Situs Ki Gede Surang menciptakan pemandangan yang memikat. Anak-anak berjalan berdampingan dengan orang tua mereka, para pemuda mengawal barisan, sementara tokoh masyarakat dan sesepuh desa menyatu bersama warga tanpa sekat.

     

    Suasana khidmat terasa sepanjang perjalanan. Bagi masyarakat Bakung, malam 1 Suro bukan hanya penanda pergantian tahun dalam kalender Jawa maupun Tahun Baru Islam. Momentum tersebut menjadi pengingat akan pentingnya menjaga warisan leluhur di tengah derasnya arus perubahan zaman.

     

    Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat, Bambang Mujiarto, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menilai tradisi dan modernitas tidak seharusnya dipertentangkan. Menurutnya, kemajuan akan memiliki arah yang jelas apabila masyarakat tetap berpijak pada nilai-nilai sejarah dan budaya yang diwariskan para pendahulu.

     

    “Sejarah adalah akar yang membuat kita tetap berdiri kokoh. Sementara masa depan adalah tujuan yang harus kita capai bersama,” kata Bambang di sela kegiatan.

     

    Menurut dia, malam 1 Suro menjadi momentum untuk merenungkan perjalanan hidup manusia. Apa yang dilakukan hari ini, lanjutnya, akan menjadi bagian dari sejarah yang kelak dikenang oleh generasi berikutnya.

     

    Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, Bambang menegaskan budaya tetap memiliki peran penting sebagai penjaga identitas masyarakat. Teknologi dapat berubah dan berkembang, namun nilai-nilai budaya menjadi fondasi yang menjaga karakter dan jati diri bangsa.

     

    Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman pandangan yang tumbuh dalam masyarakat. Menurutnya, perbedaan tradisi maupun cara pandang bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan yang dapat memperkaya kehidupan sosial masyarakat Cirebon.

     

    Ribuan warga yang berjalan bersama dalam pawai obor malam itu menjadi simbol kuat bahwa kebersamaan masih hidup dan terawat di tengah masyarakat.

     

    Bambang turut mengangkat kembali pesan luhur peninggalan Sunan Gunung Jati yang hingga kini masih dikenal luas di Cirebon, yakni “Ingsun Titip Tajug lan Fakir Miskin”. Menurutnya, pesan tersebut tidak hanya bermakna menjaga rumah ibadah dan membantu masyarakat kurang mampu, tetapi juga mengandung nilai tentang pentingnya persatuan, pendidikan, moralitas, dan kepedulian sosial.

     

    “Tajug bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol nilai dan ruang pemersatu masyarakat. Sedangkan fakir miskin adalah pengingat bahwa kepedulian terhadap sesama harus terus dijaga,” ujarnya.

     

    Ia menilai tantangan pembangunan saat ini tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga bagaimana membangun solidaritas sosial dan menghadirkan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

     

    Sebagai putra daerah yang lahir dan besar di Bakung, Bambang mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan kampung halamannya. Ia menyebut Bakung sebagai desa yang memiliki sejarah panjang dan melahirkan banyak tokoh yang berkontribusi bagi pembangunan daerah.

     

    Menurutnya, kebanggaan terhadap sejarah tidak boleh berhenti pada cerita masa lalu. Warisan tersebut harus menjadi energi untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi Desa Bakung maupun Kabupaten Cirebon.

     

    Malam kian larut ketika ribuan warga tiba di Situs Ki Gede Surang. Namun nyala obor masih bertahan menerangi perjalanan. Di bawah langit Bakung yang tenang, tradisi itu seolah menyampaikan pesan sederhana yang relevan hingga hari ini: kemajuan tidak harus menghapus budaya, dan modernitas tidak harus memutus hubungan dengan sejarah.

     

    Dari pawai obor malam 1 Suro itu, masyarakat Bakung menunjukkan bahwa masa depan yang kuat hanya dapat dibangun oleh mereka yang tetap menjaga akar budayanya. Sebuah pesan tentang persatuan, kemanusiaan, dan harapan yang terus menyala, seterang obor-obor yang menerangi malam di tanah Cirebon.@Bams

     

     

    Tags: bambangmujiartoKabupaten Cirebon
    Sebelumnya

    Keluarga Besar SMAN 1 Beber Ajak Awali 1 Muharram 1448 H dengan Hati Bersih dan Niat Tulus

    Berikutnya

    Bebas Intervensi: SPMB SMA Negeri Jabar 2026 Tahap 1 Dibuka 15-19 Juni, Ini Jadwal Lengkap & Syarat Tiap Jalur

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Bebas Intervensi: SPMB SMA Negeri Jabar 2026 Tahap 1 Dibuka 15-19 Juni, Ini Jadwal Lengkap & Syarat Tiap Jalur

    Bebas Intervensi: SPMB SMA Negeri Jabar 2026 Tahap 1 Dibuka 15-19 Juni, Ini Jadwal Lengkap & Syarat Tiap Jalur

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Tongkat Komando Danrem 063/SGJ Berganti, Kolonel Galih Bramantyo Resmi Pimpin Wilayah Cirebon Raya

    Tongkat Komando Danrem 063/SGJ Berganti, Kolonel Galih Bramantyo Resmi Pimpin Wilayah Cirebon Raya

    September 26, 2026
    Dapat Bantuan Revitalisasi Rp 560 Juta, TK Harapan Bangsa Desa Kaligawe Mulai Dibangun

    Dapat Bantuan Revitalisasi Rp 560 Juta, TK Harapan Bangsa Desa Kaligawe Mulai Dibangun

    September 16, 2026
    M. Anwar Asmali Ajukan Audiensi ke Bupati Cirebon Soal LHP Inspektorat Dana PADes Mertapada Wetan 2025

    M. Anwar Asmali Ajukan Audiensi ke Bupati Cirebon Soal LHP Inspektorat Dana PADes Mertapada Wetan 2025

    September 30, 2026
    Rumah Kasi Kesra Susukanagung di Desa Karangmangu Dilalap Api, Kasur Bekas Diduga Jadi Biangnya!

    Rumah Kasi Kesra Susukanagung di Desa Karangmangu Dilalap Api, Kasur Bekas Diduga Jadi Biangnya!

    Oktober 3, 2026
    Terkait Tidak Cairnya Insentif Guru Paud ,Ribuan Guru  Paud Ancam Turun Kejalan 

    Terkait Tidak Cairnya Insentif Guru Paud ,Ribuan Guru  Paud Ancam Turun Kejalan 

    Oktober 7, 2026
    Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu, Ketua GAPENSI: Siap Sinergi Wujudkan Indramayu Reang

    Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu, Ketua GAPENSI: Siap Sinergi Wujudkan Indramayu Reang

    Oktober 7, 2026
    Hari Jadi ke-499 Indramayu 2026: Membangun Fisik, Membangun Mental

    Hari Jadi ke-499 Indramayu 2026: Membangun Fisik, Membangun Mental

    Oktober 7, 2026
    CV Seruni Jaya Abadi Mulai Kebut Peningkatan Jalan Gumulung Lebak – Sindang Kempeng Senilai Hampir 700 Juta

    CV Seruni Jaya Abadi Mulai Kebut Peningkatan Jalan Gumulung Lebak – Sindang Kempeng Senilai Hampir 700 Juta

    Oktober 7, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Peternakan Ayam Petelur Lapas Indramayu Produksi 130 Telur per Hari‎

      Peternakan Ayam Petelur Lapas Indramayu Produksi 130 Telur per Hari‎

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Mengenal Pengelolaan FKDT, Pemkab Tangerang Kunjungi Pemkab Indramayu

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Hari Jadi ke-499 Indramayu 2026: Membangun Fisik, Membangun Mental

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu, Ketua GAPENSI: Siap Sinergi Wujudkan Indramayu Reang

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • MENu SPESIAL RENDANG DAGING SAPI, SPPG Sampih Susukanlebak Salurkan 3.081 Paket MBG

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (13,030)
    • EKONOMI & BISNIS (336)
    • INDRAMAYU (5,534)
    • INFORMASI (597)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (6,308)
    • KESEHATAN (85)
    • KOTA CIREBON (1,091)
    • KUNINGAN (150)
    • MAJALENGKA (79)
    • NASIONAL (659)
    • OLAHRAGA (46)
    • PEMERINTAH DAERAH (781)
    • TEKNOLOGI (101)
    • Uncategorized (929)

    Berita Terbaru

    Terkait Tidak Cairnya Insentif Guru Paud ,Ribuan Guru  Paud Ancam Turun Kejalan 

    Terkait Tidak Cairnya Insentif Guru Paud ,Ribuan Guru  Paud Ancam Turun Kejalan 

    Oktober 7, 2026
    Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu, Ketua GAPENSI: Siap Sinergi Wujudkan Indramayu Reang

    Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu, Ketua GAPENSI: Siap Sinergi Wujudkan Indramayu Reang

    Oktober 7, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk