Pelita News Kabupaten Cirebon

Adanya angin segar terkait akan dilaksanakan perbaikan dan normalisasi saluran tersier DI Rentang kanan yang diduga sudah lama dikeluhkan oleh empat Kuwu yang berada di dua Kecamatan di Kabupaten Cirebon, khususnya petani di empat desa tersebut, kini telah mendapatkan peninjauan secara langsung dan tak lama lagi akan terealisasi. Kunjungan anggota DPR RI dan DPRD Kabupaten Cirebon, Kepala BBWS-CC, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI-Jawa Barat, DPUTR Kabupaten Cirebon, Camat dan Kuwu di lokasi saluran tersier DI Rentang kanan Selasa (25/07).
Suma, SM Kuwu Desa Sende Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon yang mengaku telah lama mengajukan permohonan untuk perbaikan dan normalisasi saluran itu, pasalnya saluran tersebut dinilainya sangat sentral bagi kebutuhan petani di empat desa.

“saluran ini mencakup empat desa di dua kecamatan, yakni Kecamatan Gempol dan Arjawinangun Kabupaten Cirebon,”ucapnya.
Tak patah semangat Ia sampaikan, hal demikian ia lakukan demi kesejahteraan dan kemudahan serta kemakmuran para petaninya, yang selama ini Suma, SM akui petani didesanya mendapatkan air dengan cara memompa sehingga banyak biaya yang dikeluarkan, akan tetapi ketika saluran tersier DI Rentang kanan telah mendapatkan perhatian dan perbaikan diharapkan petani lebih mudah mendapatkan air dari saluran tersebut.
“Satu tahun setengah kami usulkan dan kami usahakan, Alhamdulillah kali ini mendapatkan respon positif,”paparnya.

Suma,SM ungkapkan rasa terimakasihnya kepada wakil rakyat dari fraksi partai PKB DPR RI yang telah memperhatikan dan mendengarkan aspirasi rakyatnya sehingga saluran tersier DI Rentang kanan dalam waktu dekat ini bisa diperbaiki dan dinormalisasi.
“Alhamdulillah Lewat jalan dari Dedi Wahidi dari fraksi partai PKB DPR RI ada titik temu, Saya atas Nama Kuwu Desa Sende mengucapkan terimakasih atas perhatiannya,”katanya.
Suma, SM Kuwu Desa Sende Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon berharap setelah adanya perbaikan dan normalisasi saluran tersebut petani bisa lebih baik lagi dalam mendapatkan hasil dari bertaninya (panen.red)
“semoga ketika sudah normal saluran ini, petani bisa lebih mendapatkan hasil dan lebih mudah untuk mendapatkan air untuk sawahnya,”harapnya.(Sur)















