• Advertorial
    • Kontak Kami
    Kamis, Juni 11, 2026
    Harian Pelita News
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Skandal Limbah Scrap PLTU Cirebon: Miliaran Rupiah Raib, Rakyat Cuma Jadi Alat Legitimasi

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Juli 9, 2025
    dalam CIAYUMAJAKUNING, KABUPATEN CIREBON
    0 0
    0
    Skandal Limbah Scrap PLTU Cirebon: Miliaran Rupiah Raib, Rakyat Cuma Jadi Alat Legitimasi
    0
    BERBAGI
    59
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Pelita News | Cirebon Timur – Janji manis bahwa hasil penjualan limbah scrap Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cirebon akan dinikmati oleh masyarakat terdampak ternyata hanya isapan jempol, Rabu (9/7/2025).

     

    Presidium OBOR Cirtim, Sudarto, SH, dengan tegas menyebut bahwa proyek-proyek PLTU, terutama dalam hal pengelolaan limbahnya, telah berubah menjadi bancakan elite, jauh dari semangat keadilan sosial.

     

    “Selama ini publik diberi narasi bahwa uang hasil lelang limbah untuk masyarakat desa. Tapi di lapangan? Tidak ada transparansi, tidak ada laporan akuntabel, dana miliaran rupiah itu entah ke mana,” kata Sudarto dalam keterangannya.

     

    Pada tahun 2024, lelang limbah scrap dari PLTU Cirebon 1 menghasilkan dana lebih dari Rp2 miliar. Dana itu diklaim akan dibagikan kepada empat desa terdampak: Kanci, Kanci Kulon, Waruduwur, dan Citemu.

     

    Namun berdasarkan temuan lapangan hanya Rp1,4 miliar yang tercatat diterima desa. Rp600–800 juta sisanya diduga raib tanpa jejak akuntabilitas.

     

    Sementara lelang dilakukan pada waktu salat Jumat, memunculkan dugaan pelanggaran norma dan intimidasi terhadap peserta. Dan lebih parahnya lagi, tidak ada audit publik, laporan resmi, maupun pengawasan dari BPK atau DPRD.

     

    “Ke mana perginya selisih ratusan juta itu? Siapa yang nikmati jatah diam-diam dari hasil rongsokan emas ini?” ujar Sudarto geram.

     

    Kini, PLTU 2 Cirebon kembali menggelar lelang limbah scrap, namun tanda-tanda permainan kotor mulai mencuat.

     

    Tidak ada informasi transparan tentang jumlah limbah, nilai lelang, maupun pemenangnya. Desa-desa sekitar PLTU 2 seperti Bandengan, Pengarengan, Astanamukti, dan Mundu mengaku tidak pernah dilibatkan atau diberi informasi.

     

    Tidak jelas ke mana uang hasil lelang akan masuk: apakah ke kas desa, kas negara, atau justru “kas siluman”?

     

    “Kuat dugaan bahwa uang hasil lelang ini pun akan dibagi-bagi secara tidak sah oleh oknum elit proyek dan pejabat,” tegas Presidium OBOR Cirtim.

     

    Dugaan skema bancakan ini diperkuat dengan fakta sidang KPK tahun 2024, yang menyeret mantan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadi Sastra, atas kasus suap PLTU 2.

     

    Sunjaya terbukti menerima Rp6,04 miliar dari pengusaha PLTU. Dana digunakan untuk kepentingan pribadi dan politik, disamarkan lewat ASN, kader partai, dan ajudan. Dan total gratifikasi dalam kasus tersebut mencapai Rp64 miliar.

     

    Ini membuktikan bahwa proyek PLTU 2 sejak awal dibangun di atas fondasi korupsi, dan kini terus melahirkan skema kotor dalam berbagai bentuk, termasuk lelang limbah.

     

    Temuan ini menunjukkan bahwa lelang scrap PLTU 1 dan 2 hanya jadi alat pencitraan, tapi hasilnya dijarah elite. Tidak ada mekanisme audit dan pengawasan, pelanggaran terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas. Dan uang yang seharusnya jadi kompensasi kerusakan lingkungan justru dinikmati segelintir orang.

     

    Rakyat hanya dijadikan legitimasi proyek, bukan penerima manfaat. Petani, nelayan, dan warga yang terdampak polusi tak pernah merasakan hasilnya.

     

    Presidium OBOR Cirtim mendesak agar KPK dan BPK RI segera turun tangan mengaudit seluruh hasil dan proses lelang limbah PLTU Cirebon 1 dan 2. Dan DPRD Kabupaten dan Provinsi memanggil PLTU, panitia lelang, dan seluruh pihak terkait untuk membuka seluruh data ke publik.

     

    Masyarakat sipil dan organisasi lingkungan mendorong agar hasil limbah dimasukkan ke rekening resmi desa atau publik yang bisa diaudit secara berkala.

     

    “‘Limbahnya untuk rakyat’ hanyalah retorika basi jika uangnya justru mengalir ke rekening pribadi para penguasa dan pemilik modal. Cukup sudah rakyat Cirebon jadi korban proyek busuk atas nama pembangunan!. Untuk itu, kami akan siapkan massa untuk menggelar aksi protes,” tutup Sudarto. @Ries

    Tags: CiayumajakuningKabupaten Cirebon
    Sebelumnya

    UGJ Cirebon Guncang Dunia Akademik: CICES 2025 Gaet Peserta dari 10 Negara!

    Berikutnya

    Tiga Hari tidak Keluar Rumah, Warga Lempuyang Ditemukan Membusuk di Dalam Kamar

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Tiga Hari tidak Keluar Rumah, Warga Lempuyang Ditemukan Membusuk di Dalam Kamar

    Tiga Hari tidak Keluar Rumah, Warga Lempuyang Ditemukan Membusuk di Dalam Kamar

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Tiga Bocah Warga Desa Kebonturi Diduga Jadi korban Kekerasan Oknum Kuwu

    Tiga Bocah Warga Desa Kebonturi Diduga Jadi korban Kekerasan Oknum Kuwu

    Mei 21, 2026
    Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

    Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

    Mei 19, 2026
    Selain Biaya Pendaftaran, Diduga Ada Biaya Lainnya Pada Program PTSL tahun 2026 di Desa Jungjang Wetan 

    Selain Biaya Pendaftaran, Diduga Ada Biaya Lainnya Pada Program PTSL tahun 2026 di Desa Jungjang Wetan 

    Mei 21, 2026
    Camat Sedong Luncurkan Beasiswa Kuliah di Poltek SCI untuk Warga Wilayah 3 Cirebon, Potongan UKT Hingga 75%

    Camat Sedong Luncurkan Beasiswa Kuliah di Poltek SCI untuk Warga Wilayah 3 Cirebon, Potongan UKT Hingga 75%

    Mei 22, 2026
    Pemdes Cipanas Apresiasi Dan Ucapkan Terima Kasih Kepada Dinsos Kabupaten Cirebon Atas Bantuan Untuk Korban Kebakaran

    Pemdes Cipanas Apresiasi Dan Ucapkan Terima Kasih Kepada Dinsos Kabupaten Cirebon Atas Bantuan Untuk Korban Kebakaran

    Juni 11, 2026
    Pembangunan jalan cor lingkungan pada blok Pengodengan desa wirakanan kandanghaur .

    Pembangunan jalan cor lingkungan pada blok Pengodengan desa wirakanan kandanghaur .

    Juni 11, 2026
    Sosialisasi Pekerjaan mengenai Pengaman Pantai Eretan Tahun anggaran 2026.

    Sosialisasi Pekerjaan mengenai Pengaman Pantai Eretan Tahun anggaran 2026.

    Juni 11, 2026
    Gandeng Disdikbud, Satlantas Polres Indramayu Terapkan Kurikulum Pendidikan Lalu Lintas di Sekolah

    Gandeng Disdikbud, Satlantas Polres Indramayu Terapkan Kurikulum Pendidikan Lalu Lintas di Sekolah

    Juni 11, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

      SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Kecam Intervensi SPPG Panongan: Jangan Bungkam Kebebasan Pers

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • SMAN 1 Jamblang Rilis Tahapan SPMB Jabar 2026: Transparan, Objektif, dan Akuntabel

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Hadir di SDN Pamayahan Indramayu, Polisi Berikan Edukasi Potensi Tindak Kejahatan 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (12,438)
    • EKONOMI & BISNIS (312)
    • INDRAMAYU (5,289)
    • INFORMASI (563)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (5,971)
    • KESEHATAN (80)
    • KOTA CIREBON (1,045)
    • KUNINGAN (132)
    • MAJALENGKA (62)
    • NASIONAL (630)
    • OLAHRAGA (42)
    • PEMERINTAH DAERAH (723)
    • TEKNOLOGI (90)
    • Uncategorized (500)

    Berita Terbaru

    Pemdes Cipanas Apresiasi Dan Ucapkan Terima Kasih Kepada Dinsos Kabupaten Cirebon Atas Bantuan Untuk Korban Kebakaran

    Pemdes Cipanas Apresiasi Dan Ucapkan Terima Kasih Kepada Dinsos Kabupaten Cirebon Atas Bantuan Untuk Korban Kebakaran

    Juni 11, 2026
    Pembangunan jalan cor lingkungan pada blok Pengodengan desa wirakanan kandanghaur .

    Pembangunan jalan cor lingkungan pada blok Pengodengan desa wirakanan kandanghaur .

    Juni 11, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk