• Advertorial
    • Kontak Kami
    Selasa, Juli 28, 2026
    Harian Pelita News
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Skandal Limbah Scrap PLTU Cirebon: Miliaran Rupiah Raib, Rakyat Cuma Jadi Alat Legitimasi

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Juli 9, 2025
    dalam CIAYUMAJAKUNING, KABUPATEN CIREBON
    0 0
    0
    Skandal Limbah Scrap PLTU Cirebon: Miliaran Rupiah Raib, Rakyat Cuma Jadi Alat Legitimasi
    0
    BERBAGI
    61
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Pelita News | Cirebon Timur – Janji manis bahwa hasil penjualan limbah scrap Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cirebon akan dinikmati oleh masyarakat terdampak ternyata hanya isapan jempol, Rabu (9/7/2025).

     

    Presidium OBOR Cirtim, Sudarto, SH, dengan tegas menyebut bahwa proyek-proyek PLTU, terutama dalam hal pengelolaan limbahnya, telah berubah menjadi bancakan elite, jauh dari semangat keadilan sosial.

     

    “Selama ini publik diberi narasi bahwa uang hasil lelang limbah untuk masyarakat desa. Tapi di lapangan? Tidak ada transparansi, tidak ada laporan akuntabel, dana miliaran rupiah itu entah ke mana,” kata Sudarto dalam keterangannya.

     

    Pada tahun 2024, lelang limbah scrap dari PLTU Cirebon 1 menghasilkan dana lebih dari Rp2 miliar. Dana itu diklaim akan dibagikan kepada empat desa terdampak: Kanci, Kanci Kulon, Waruduwur, dan Citemu.

     

    Namun berdasarkan temuan lapangan hanya Rp1,4 miliar yang tercatat diterima desa. Rp600–800 juta sisanya diduga raib tanpa jejak akuntabilitas.

     

    Sementara lelang dilakukan pada waktu salat Jumat, memunculkan dugaan pelanggaran norma dan intimidasi terhadap peserta. Dan lebih parahnya lagi, tidak ada audit publik, laporan resmi, maupun pengawasan dari BPK atau DPRD.

     

    “Ke mana perginya selisih ratusan juta itu? Siapa yang nikmati jatah diam-diam dari hasil rongsokan emas ini?” ujar Sudarto geram.

     

    Kini, PLTU 2 Cirebon kembali menggelar lelang limbah scrap, namun tanda-tanda permainan kotor mulai mencuat.

     

    Tidak ada informasi transparan tentang jumlah limbah, nilai lelang, maupun pemenangnya. Desa-desa sekitar PLTU 2 seperti Bandengan, Pengarengan, Astanamukti, dan Mundu mengaku tidak pernah dilibatkan atau diberi informasi.

     

    Tidak jelas ke mana uang hasil lelang akan masuk: apakah ke kas desa, kas negara, atau justru “kas siluman”?

     

    “Kuat dugaan bahwa uang hasil lelang ini pun akan dibagi-bagi secara tidak sah oleh oknum elit proyek dan pejabat,” tegas Presidium OBOR Cirtim.

     

    Dugaan skema bancakan ini diperkuat dengan fakta sidang KPK tahun 2024, yang menyeret mantan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadi Sastra, atas kasus suap PLTU 2.

     

    Sunjaya terbukti menerima Rp6,04 miliar dari pengusaha PLTU. Dana digunakan untuk kepentingan pribadi dan politik, disamarkan lewat ASN, kader partai, dan ajudan. Dan total gratifikasi dalam kasus tersebut mencapai Rp64 miliar.

     

    Ini membuktikan bahwa proyek PLTU 2 sejak awal dibangun di atas fondasi korupsi, dan kini terus melahirkan skema kotor dalam berbagai bentuk, termasuk lelang limbah.

     

    Temuan ini menunjukkan bahwa lelang scrap PLTU 1 dan 2 hanya jadi alat pencitraan, tapi hasilnya dijarah elite. Tidak ada mekanisme audit dan pengawasan, pelanggaran terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas. Dan uang yang seharusnya jadi kompensasi kerusakan lingkungan justru dinikmati segelintir orang.

     

    Rakyat hanya dijadikan legitimasi proyek, bukan penerima manfaat. Petani, nelayan, dan warga yang terdampak polusi tak pernah merasakan hasilnya.

     

    Presidium OBOR Cirtim mendesak agar KPK dan BPK RI segera turun tangan mengaudit seluruh hasil dan proses lelang limbah PLTU Cirebon 1 dan 2. Dan DPRD Kabupaten dan Provinsi memanggil PLTU, panitia lelang, dan seluruh pihak terkait untuk membuka seluruh data ke publik.

     

    Masyarakat sipil dan organisasi lingkungan mendorong agar hasil limbah dimasukkan ke rekening resmi desa atau publik yang bisa diaudit secara berkala.

     

    “‘Limbahnya untuk rakyat’ hanyalah retorika basi jika uangnya justru mengalir ke rekening pribadi para penguasa dan pemilik modal. Cukup sudah rakyat Cirebon jadi korban proyek busuk atas nama pembangunan!. Untuk itu, kami akan siapkan massa untuk menggelar aksi protes,” tutup Sudarto. @Ries

    Tags: CiayumajakuningKabupaten Cirebon
    Sebelumnya

    UGJ Cirebon Guncang Dunia Akademik: CICES 2025 Gaet Peserta dari 10 Negara!

    Berikutnya

    Tiga Hari tidak Keluar Rumah, Warga Lempuyang Ditemukan Membusuk di Dalam Kamar

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Tiga Hari tidak Keluar Rumah, Warga Lempuyang Ditemukan Membusuk di Dalam Kamar

    Tiga Hari tidak Keluar Rumah, Warga Lempuyang Ditemukan Membusuk di Dalam Kamar

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Tensi Konflik Internal RS Permata Cirebon Meningkat, 18 Pemegang Saham Minoritas Tinggalkan RUPST dan Kirim Somasi Terakhir

    Tensi Konflik Internal RS Permata Cirebon Meningkat, 18 Pemegang Saham Minoritas Tinggalkan RUPST dan Kirim Somasi Terakhir

    Juli 1, 2026
    Ratusan Siswa Baru SMK Bina Warga Lemahabang Ikuti MPLS, Bentuk Karakter dan Literasi Digital

    Ratusan Siswa Baru SMK Bina Warga Lemahabang Ikuti MPLS, Bentuk Karakter dan Literasi Digital

    Juli 18, 2026
    Puluhan Ribu Hektare Tanaman Padi di Indramayu Terancam Puso

    Puluhan Ribu Hektare Tanaman Padi di Indramayu Terancam Puso

    Juli 23, 2026
    Pertamina Tuntaskan Restorasi Empat Tangki Mogas Strategis di PPN Kilang Balongan

    Pertamina Tuntaskan Restorasi Empat Tangki Mogas Strategis di PPN Kilang Balongan

    Juli 12, 2026
    Rakor Persiapan Penertiban Bangunan Liar Yang Berdiri Di Sempadan Sungai Dan Sempadan Jalan Kenanga – Plumbon

    Rakor Persiapan Penertiban Bangunan Liar Yang Berdiri Di Sempadan Sungai Dan Sempadan Jalan Kenanga – Plumbon

    Juli 27, 2026
    Kuwu Rochmat Hidayat, S.IP, MA, Sambut Baik Mahasiswa UGJ Laksanakan KKN

    Kuwu Rochmat Hidayat, S.IP, MA, Sambut Baik Mahasiswa UGJ Laksanakan KKN

    Juli 27, 2026
    Pemdes Danawinangun Apresiasi Digelarnya Kegiatan Pekerjaan Peningkatan Jalan

    Pemdes Danawinangun Apresiasi Digelarnya Kegiatan Pekerjaan Peningkatan Jalan

    Juli 27, 2026
    Persiapan Menjelang HUT Ke – 81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kecamatan Arjawinangun Laksanakan Bersih – Bersih Lingkungan Kantor

    Persiapan Menjelang HUT Ke – 81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kecamatan Arjawinangun Laksanakan Bersih – Bersih Lingkungan Kantor

    Juli 27, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Rakor Persiapan Penertiban Bangunan Liar Yang Berdiri Di Sempadan Sungai Dan Sempadan Jalan Kenanga – Plumbon

      Rakor Persiapan Penertiban Bangunan Liar Yang Berdiri Di Sempadan Sungai Dan Sempadan Jalan Kenanga – Plumbon

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Kelompok Tani Sri Jaya Desa Pegagan Terima Bantuan Benih

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Puluhan Ribu Hektare Tanaman Padi di Indramayu Terancam Puso

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • H. Dade Tegas Tolak Oknum Mengatasnamakan Warga, Kawal Investasi PT Cingluh di Gebang

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Penjualan Kerajinan Anyaman Bambu Asal Indramayu, Tembus Hingga ke Luar Negeri 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (12,668)
    • EKONOMI & BISNIS (319)
    • INDRAMAYU (5,373)
    • INFORMASI (570)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (6,119)
    • KESEHATAN (84)
    • KOTA CIREBON (1,056)
    • KUNINGAN (136)
    • MAJALENGKA (67)
    • NASIONAL (637)
    • OLAHRAGA (43)
    • PEMERINTAH DAERAH (743)
    • TEKNOLOGI (94)
    • Uncategorized (679)

    Berita Terbaru

    Rakor Persiapan Penertiban Bangunan Liar Yang Berdiri Di Sempadan Sungai Dan Sempadan Jalan Kenanga – Plumbon

    Rakor Persiapan Penertiban Bangunan Liar Yang Berdiri Di Sempadan Sungai Dan Sempadan Jalan Kenanga – Plumbon

    Juli 27, 2026
    Kuwu Rochmat Hidayat, S.IP, MA, Sambut Baik Mahasiswa UGJ Laksanakan KKN

    Kuwu Rochmat Hidayat, S.IP, MA, Sambut Baik Mahasiswa UGJ Laksanakan KKN

    Juli 27, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk