Pelita News I Indramayu – Tar (50 tahun) seorang duda, warga Desa Lempuyang, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu ditemukan meninggal dunia di dalam kamarnya. Penemuan ini sempat menggemparkan warga setempat karena Tar sebelumnya 3 hari tidak keluar rumah tidak seperti biasanya.
Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kapolsek Anjatan, AKP H Rasita mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, terbaring diatas kasur didalam kamarnya dengan tubuh yang sudah membusuk.
Penemuan itu, kata dia, bermula saat tetangganya mencium bau busuk menyengat dari dalam rumah korban. Kecurigaan semakin bertambah ketika warga melihat cairan lendir keluar dari bawah pintu dan menggenangi teras depan rumah korban.
Karena curiga, sehingga warga melaporkannya kepada pamong desa dan petugas kepolisian setempat.
Polisi yang tiba di lokasi bersama warga kemudian mengelilingi rumah dan mencium bau tak sedap yang keluar dari jendela kamar. Benar saja, saat pintu dibuka Tar sudah dalam keadaan tidak bernyawa di dalam kamarnya. Tubuhnya hanya dililit kain sarung dan celana kolor.
“Berdasarkan keterangan warga, korban tidak keluar rumah sudah tiga hari dan tinggal sendirian. Saat ditemukan sudah meninggal dunia di atas tempat tidurnya,” kata Rasita, Rabu (9/7/2025).
Pihaknya bersama tim medis Puskesmas Bugis yang melakukan pemeriksaan luar tak menemukan indikasi akan kematian korban akibat tanda-tanda kekerasan. Pihaknya menduga korban meninggal dunia karena menderita sakit kronis yang dideritanya. Hal ini diperkuat dari keterangan keluarga korban yang mengatakan Tar memiliki riwayat sakit dan memilih hidup mandiri.
“Korban diketahui mengidap penyakit paru-paru dan jantung yang sudah lama dan hidup sendirian. Keluarga korban sudah ikhlas dan menolak untuk diotopsi,” ucap dia. @safaro















