Kabupaten Cirebon, PN
Dinas Sosial Kabupaten Cirebon melalui Satuan Bakti Pekerja Sosial ( Sakti Peksos ) melakukan asesmen dan pendampingan bagi anak yatim, piatu dan yatim piatu lantaran orang tuanya meninggal dunia akibat covid-19 di desa Jungjang Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon, beberapa hari yang lalu.
Salah seorang anggota Puskesos desa Jungjang Nizarudin sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih dengan dilakukan dan dilaksanakannya asesmen dan pendampingan bagi mereka, anak yatim, piatu dan yatim piatu akibat orang tua nya meninggal dunia karena covid-19 oleh Dinsos Sakti Peksos dengan perwakilan yang hadir didesa Jungjang Mustofa ” jumlah anak yatim, piatu dan yatim piatu akibat covid-19 didesa Jungjang ada 7 anak yatim/piatu yang diverifikasi ” ucapnya pada Journalist Harian Pelita News, selasa ( 21/9/21 )
In Syaah Allah kami, puskesos desa Jungjang akan dan masih terus mendata kemungkinan masih ada yang belum terdata ” In Syaah Allah kami akan segera melakukan asesmen dan pendampingan, kami akan terus berkoordinasi ” tegasnya.
Kami pemerintah desa Jungjang termasuk dengan puskesosnya ingin memastikan bahwa anak yatim, piatu atau yatim piatu sehat semuanya serta mendapatkan pendidikan yang layak dan Alhamdulillah saat ini kondisi psikologis mereka tidak terganggu, katanya.
Menurut Nizarudin kegiatan asesmen dan pendampingan bagi anak yatim, piatu atau yatim piatu merupakan salah satu cara untuk memuliakan mereka dengan menggembirakan hatinya ” Alhamdulillah kami pemdes Jungjang beserta puskesos termasuk semua pihak, unsur dan elemen serta masyarakat selalu bisa hadir menolong dan membantu mereka ” ungkapnya.
Kepada anak yatim, piatu atau yatim piatu khususnya didesa Jungjang, saya sebagai salah seorang anggota puskesos desa Jungjang berharap kalian jangan berkecil hati dalam menjalani kehidupan, banyak anak yatim, piatu atau yatim piatu sukses dalam kehidupannya ” saya berharap secara umum program penanggulangngan kemiskinan seperti kegiatan asesmen atau pendampingan bagi anak yatim, piatu atau yatim piatu harus dapat terus dan bisa ditingkatkan ” pungkas Nizarudin salah seorang anggota puskesos desa Jungjang. ( Nurzaman )















