Pelita News I Indramayu – Belasan perusahaan asal Jepang, di antaranya PT. Akashi Wahana Indonesia (AWI) dan PT. Daihatsu Drivetrain Manufacturing Indonesia (DDMI) menebar program Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan di Kabupaten Indramayu. Melalui Collaboration With Nature dengan NPCI dan Pemkab Indramayu, mereka menanam 15.000 pohon mangrove di Pantai Tiris, Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, Jumat, (8/5/2026).
Bupati Indramayu, Lucky Hakim melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dedi Agus Permadi, mengucapkan terima kasih kepada NPCI Indramayu yang telah menarik belasan perusahaan untuk menebar CSRnya ke Indramayu. Ini merupakan dedikasi yang luar biasa dan amal ibadah dalam mewujudkan Indramayu lestari.
Ucapan terima kasih dan apresiasi juga disampaikan kepada belasan perusahaan asal Jepang seperti PT. AWI, PT. DDMI, PT. Ibara Lioho Indonesia (ILI), Goseki, DOWA, NACHI dan perusahaan lainnya yang telah ikut andil dalam menjaga lingkungan pesisir khususnya di Pantai Tiris Indramayu.
Collaboration With Nature penanaman 15.000 pohon mangrove dalam rangka pelestarian daerah pesisir ini, kata dia, sejalan dengan Visi Indramayu Reang, yakni mewujudkan Indramayu hijau.
“Program ini sangat berarti untuk menjaga lingkungan pesisir dari abrasi. Kami juga berharap program kolaborasi ini tidak berhenti sampai disini tetapi berlanjut,” ucapnya.
Presdir PT. Akashi Wahana Indonesia (AWI), Noboru Matsumoto mengucapkan terima kasih atas kolaborasi semua pihak dalam melestarikan lingkungan pesisir. Penanaman mangrove itu, kata Noboru, untuk menjaga lingkungan serta mendukung perikanan dan perekonomian masyarakat.
“Dengan dilakukannya penanaman mangrove diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga pantai. Dan, diharapkan tumbuh baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan masyarakat,” kata dia.
Hal serupa dikatakan, Presdir PT. Daihatsu Drivetrain Manufacturing Indonesia (DDMI), Naohiko Kageyama. Menurutnya, menanam mangrove banyak manfaatnya untuk daerah pesisir Indramayu seperti mencegah abrasi dan rob, menjaga ekosistem, menyerap karbon dan lainnya.
Naohiko menegaskan, menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah namun menjadi tanggung jawab bersama, termasukandil perusahaan.
“Kami datang dari Karawang turut andil menjaga lingkungan dengan menanam 15.000 pohon mangrove di Pantai Tiris,” ucapnya. @safaro















