Kabupaten Cirebon, PN
Selain ancaman pandemi covid-19, masyarakat juga harus mewaspadai ancaman penyakit lain diantaranya ancaman Demam Berdarah Dengue ( DBD )
Untuk mewaspadai dan mengantisipasi adanya peningkatan kasus DBD diwilayah kecamatan Klangenan, jumat ( 8/7/22 ) Puskesmas Bangodua pada Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon bersama lintas sektor melaksanakan kegiatan jumat bersih ( jumsih ) dan Pemberantasan Sarang Nyamuk ( PSN ) di desa yang ada dibawah lingkungan kerja puskesmas Bangodua.
Menurut Kepala Puskesmas Bangodua H. Sopyan, S.Kep. Ners, disela sela kegiatan jumsih dan PSN menjelaskan pada Journalist Harian Pelita News, beragam penyakit bisa timbul salah satunya akibat perubahan iklim dan juga lingkungan yang kurang sehat serta kotor, makanya perlu diwaspadai dan diantisipasi oleh masyarakat dengan cara menjaga kesehatan lingkungan tempat tinggal misalnya dengan melaksanakan bersih bersih dan pemberantasan sarang nyamuk ” sejumlah penyakit akan bisa timbul apabila lingkungan kurang sehat dan kotor termasuk diperalihan musim diantaranya DBD ” jelasnya.
Untuk mengantisipasi meningkatnya kasus penyakit DBD atau penyakit lainnya, pada hari ini, kami pihak Puskesmas Bangodua dan lintas sektor melaksanakan kegiatan jumsih dan PSN untuk mewaspadai Deman Berdarah yakni penyakit yang ditimbulkan akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti, tegasnya.
” Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan dan menciptakan lingkungan dengan pola hidup sehat dan bersih, disisi lain juga untuk menanamkan rasa kepedulian terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan termasuk kesehatan dan kebersihan tempat tinggal ” ucap H. Sopyan.
Oleh karena itu saya sebagai kepala puskesmas Bangodua mengimbau kepada masyarakat khususnya masyarakat dilingkungan wilayah kerja puskesmas Bangodua, selain menjaga penerapan kedisiplinan protokol kesehatan dengan gerakan 5 M walaupun kasus covid – 19 sudah melandai, gerakan 3 M harus juga dilaksanakan yakni menutup tempat air, mengubur barang bekas dan menguras bak mandi untuk menjaga agar terhindar dari ancaman DBD, serta menerapkan pola Prilaku Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS ), pintanya.
” Penerapan kedisiplinan protokol kesehatan dengan pola 5 M, PHBS dan PSN sama pentingnya dengan gerakan 3 M ” terangnya.
Masyarakat dilingkungan wilayah kecamatan Klangenan khususnya masyarakat desa dibawah lingkungan wilayah kerja puskesmas Bangodua harus tetap meningkatkan dan menjaga kesehatan lingkungannya khususnya lingkungan wilayah tempat tinggal, tutup Kepala Puskesmas Bangodua H. Sopyan, S.Kep.Ners.
Sementara itu Camat Klangenan Drs. H. Dedi Susilo, MM, sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan nakes puskesmas Bangodua yang melaksanakan kegiatan jumsih dan PSN ” menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan merupakan suatu kewajiban bagi setiap individu dan kita semua ” pungkasnya. ( Nurzaman )















