Pelita News, Indramayu – Perusahaan Umum Daerah Air Mium (Perumdam) Tirta Darma Ayu (TDA) Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat melakukan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institute Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya Provinsi Jawa Timur. MoU tentang Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ini dipusatkan di Aula Perumdam setempat, Senin (5/6/2023).
Direktur Utama (Dirut) Perumdam TDA Indramayu, Dr. Ir. H. Ady Setiawan, SH, MH, MM, MT mengatakan kerja sama dengan ITS Surabaya ini muaranya untuk mempercepat dan akselerasi fungsi BUMD dalam melayani masyarakat terkait kualitas air, kontinuitas pengaliran dan manajemen berbasis digitalisasi.
“Kerja sama ini merupakan langkah yang cukup baik bagi kita,” kata Pakde Air sapaan akrabnya usai MoU.
Ady Setiawan juga mengaprsesiasi pihak ITS yang berkenan untuk hadir dan membantu bersinergi dengan perumdam.
Menurutnya, setelah MoU ini selesai akan dilajutkan silaturahim dengan Bupati Nina Agustina, harapannya kata dia, agar kerja sama itu skalanya lebih luas lagi tidak saja dengan perumdam tetapi dengan pemerintah kabupaten.
Kerja sama ini sambungnya akan di review setahun sekali. Untuk teknisnya bisa dalam bentuk transfer sains bisa advokasi expert.
“Nanti dosen-dosen yang berpengalaman bisa memberikan pemahaman, bisa menemukan temuan-temuan baru terhadap PDAM juga bisa MBKM. Mahasiswa-mahasiswa yang ada di ITS bisa magang di PDAM untuk membantu menyelesaikan problem yang ada di PDAM,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Kajian Kebijakan Publik, Bisnis, dan Industri (PKKPBI) ITS, DR. Ir. Arman Hakim Nasution, M.Eng mengaku bersyukur pihaknya mendapatkan kepercayaan dari Perumdam TDA Kabupaten Indramayu untuk melakukan kerja sama pengembangan keilmuan teknik maupun sains.
Kerja sama dengan BUMD ini sambungnya nanti dikonekan dengan bupati sehingga dengan demikian apa yang dilakukan pihaknya terutama dalam transfer nulis maupun dari sisi pengembangan keilmuan teknik maupun sains bagi pertanian di Indramayu, kualitas air di Perumdam TDA, smart city dan lain sebagainya itu akan bisa secara terintegrasi dikembangkan di Indramayu bersamaan juga dengan dosen atau mahasiswa dalam skema MBKM.
Karena menurutnya, istilah MBKM itu sekarang ada dua tidak hanya untuk mahasiswa tapi juga untuk dosennya.
“Semoga ini bisa jadi landasan yang kuat bagi pengembangan prototipe kerja sama nasional antara pemda juga BUMD dengan perguruan tinggi dalam membangun konsep sinergi triple helix,” tutupnya. (saprorudin)















