• Advertorial
    • Kontak Kami
    Selasa, Juni 9, 2026
    Harian Pelita News
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Pemekaran Provinsi Cirebon Raya Masih Prematur, Cirebon Timur Justru Mendesak!

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Juli 25, 2025
    dalam CIAYUMAJAKUNING, KABUPATEN CIREBON
    0 0
    0
    Pemekaran Provinsi Cirebon Raya Masih Prematur, Cirebon Timur Justru Mendesak!
    0
    BERBAGI
    140
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

     

    Pelita News | Cirebon Timur – Dalam beberapa tahun terakhir, diskursus tentang pembentukan Provinsi Cirebon Raya terus bergema. Di pelbagai forum politik, media lokal, hingga ruang-ruang publik, wacana ini tampak menggelinding deras, bahkan seolah menjadi prioritas utama dari perjuangan kolektif masyarakat wilayah Ciayumajakuning.

     

    Namun di balik derasnya narasi itu, terselip satu kenyataan yang nyaris tak terdengar: bahwa pemekaran provinsi belum menjadi kebutuhan mendesak. Justru sebaliknya, di titik pinggir Kabupaten Cirebon, ada realitas yang lebih urgen, lebih konkret, dan lebih lama menunggu: Pemekaran Kabupaten Cirebon Timur.

     

    Menurut R. Hamzaiya, S.Hum, tokoh pemerhati kebijakan wilayah yang aktif di isu-isu Cirebon Timur, orientasi perjuangan pemekaran hari ini telah melenceng dari substansi. Ia menilai, wacana pemekaran provinsi tampak terlalu besar, terlalu abstrak, dan cenderung menjauh dari kebutuhan riil masyarakat bawah. Provinsi adalah satuan wilayah administratif yang kompleks, yang membutuhkan infrastruktur politik, tata kelola lintas kabupaten/kota, kemandirian fiskal, dan kesiapan birokrasi dalam skala luas.

     

    “Sementara itu, di Cirebon Timur, masyarakat masih bergulat dengan akses jalan rusak, fasilitas kesehatan yang terbatas, dan ketimpangan layanan publik yang akut di sertai beragam persoalan lainnya yang tak pernah kunjung habis,“ ujarnya.

     

    Ia menyebut bahwa sejak lama, Cirebon Timur hidup dalam bayang-bayang ketimpangan geografis dan politik. Jarak dari desa-desa seperti Gebang, Pabedilan, atau Pasaleman ke pusat pemerintahan di Sumber bukan hanya soal kilometer, tapi mencerminkan jarak perhatian dan distribusi anggaran.

     

    “Sejumlah kajian akademik internal bahkan sudah menyingkap bahwa Cirebon Timur telah memenuhi sebagian besar prasyarat administratif dan populasi untuk berdiri sebagai kabupaten baru. Yang kurang bukanlah kelayakan, melainkan kehendak politik dan keberpihakan kebijakan,“ tambah Hamzaiya.

     

    Sementara itu, lanjut Hamzaiya, pemekaran Provinsi Cirebon Raya justru belum memiliki kerangka kerja yang jelas. Banyak hal mendasar belum dijawab: bagaimana distribusi kewenangan antara kabupaten/kota di dalamnya, sejauh mana dukungan DPR RI dan pemerintah pusat, serta bagaimana peta sosial-budaya antara wilayah pesisir, pegunungan, dan perkotaan diselaraskan ke dalam satu provinsi baru.

     

    “Perlu di ingat, kita tak bisa membangun struktur sebesar provinsi hanya dengan semangat historis dan identitas kultural semata, tanpa kalkulasi teknokratik yang tajam,“ katanya.

     

    Masyarakat harus mulai kritis memilah antara yang ideal dan yang prioritas. Idealnya, provinsi baru mungkin dibutuhkan di masa depan. Tetapi saat ini, prioritasnya adalah mendekatkan pelayanan kepada rakyat, memangkas ketimpangan, dan memastikan wilayah-wilayah yang selama ini tertinggal mendapatkan haknya secara adil.

     

    “Dalam konteks inilah, Cirebon Timur jauh lebih mendesak untuk dimekarkan ketimbang mengejar bayang-bayang provinsi yang belum tentu tercapai dalam satu atau dua dekade mendatang,“ tegas Hamzaiya.

     

    Ia juga menyoroti bahwa wacana pemekaran provinsi berpotensi menimbulkan ketegangan dan pembelahan elit, serta menguras energi sosial dan politik. Jika semua konsentrasi masyarakat, LSM, dan pejabat daerah diarahkan hanya untuk provinsi baru, maka perhatian terhadap persoalan-persoalan mikro seperti pemerataan jalan, sekolah, puskesmas, dan tata kelola desa akan tergeser.

     

    “Kita akan sibuk berbicara tentang gubernur dan gedung DPRD provinsi, tapi lupa bahwa sebagian besar anak-anak di Cirebon Timur masih harus menyeberangi jembatan reyot (rusak tak layak) untuk berangkat sekolah,“ ungkapnya miris.

     

    Dari kacamata perencanaan strategis, Hamzaiya menyarankan agar perjuangan pemekaran dimulai dari bawah. Bukan melompat ke atas. Artinya, kabupaten lebih mudah dijangkau secara teknis, lebih dekat ke rakyat, dan memiliki peluang realisasi lebih cepat. Apalagi sejarah membuktikan, pemekaran kabupaten di Jawa Barat lebih banyak membuahkan hasil dibandingkan pemekaran provinsi.

     

    “Ini bukan semata-mata pilihan politis, tapi pendekatan rasional yang berpihak pada kebutuhan nyata masyarakat,“ katanya.

     

    Dalam akhir pernyataannya, R. Hamzaiya menyampaikan bahwa masyarakat tidak boleh terjebak dalam euforia provinsi baru yang penuh simbolisme namun kosong substansi. Ia mengajak seluruh elemen Cirebon Timur untuk kembali menguatkan perjuangan dasar mereka: berdiri sebagai kabupaten sendiri, dengan tata kelola yang lebih manusiawi dan berpihak pada rakyat kecil. Karena pada akhirnya, yang dibutuhkan rakyat bukan lambang provinsi, melainkan layanan dasar yang hadir tepat waktu, pembangunan yang merata, dan masa depan yang lebih adil. @Ries

    Tags: CiayumajakuningKabupaten Cirebon
    Sebelumnya

    Kritik Keras Wacana Pemekaran Provinsi Cirebon: “Langkahi Realitas, Abaikan Ketimpangan di Akar”

    Berikutnya

    Tragis, dalam Hitungan Jam Dua Wanita Meninggal Tertemper Kereta Api di Dua Lokasi Berbeda di Indramayu

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Tragis, dalam Hitungan Jam Dua Wanita Meninggal Tertemper Kereta Api di Dua Lokasi Berbeda di Indramayu

    Tragis, dalam Hitungan Jam Dua Wanita Meninggal Tertemper Kereta Api di Dua Lokasi Berbeda di Indramayu

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Tiga Bocah Warga Desa Kebonturi Diduga Jadi korban Kekerasan Oknum Kuwu

    Tiga Bocah Warga Desa Kebonturi Diduga Jadi korban Kekerasan Oknum Kuwu

    Mei 21, 2026
    Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

    Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

    Mei 19, 2026
    Selain Biaya Pendaftaran, Diduga Ada Biaya Lainnya Pada Program PTSL tahun 2026 di Desa Jungjang Wetan 

    Selain Biaya Pendaftaran, Diduga Ada Biaya Lainnya Pada Program PTSL tahun 2026 di Desa Jungjang Wetan 

    Mei 21, 2026
    Camat Sedong Luncurkan Beasiswa Kuliah di Poltek SCI untuk Warga Wilayah 3 Cirebon, Potongan UKT Hingga 75%

    Camat Sedong Luncurkan Beasiswa Kuliah di Poltek SCI untuk Warga Wilayah 3 Cirebon, Potongan UKT Hingga 75%

    Mei 22, 2026
    Pipa Cisem II Resmi Beroperasi Penuh, Pemerintah Perkuat Integrasi Jaringan Gas Bumi Nasional

    Pipa Cisem II Resmi Beroperasi Penuh, Pemerintah Perkuat Integrasi Jaringan Gas Bumi Nasional

    Juni 8, 2026
    SMAN 1 Jamblang Rilis Tahapan SPMB Jabar 2026: Transparan, Objektif, dan Akuntabel

    SMAN 1 Jamblang Rilis Tahapan SPMB Jabar 2026: Transparan, Objektif, dan Akuntabel

    Juni 8, 2026
    Tingkatkan Patroli di Objek Wisata Pantai Untuk Keamanan Pengunjung

    Tingkatkan Patroli di Objek Wisata Pantai Untuk Keamanan Pengunjung

    Juni 8, 2026
    Beri Efek Jera, Polsek Patrol Tertibkan Pengguna Knalpot Brong 

    Beri Efek Jera, Polsek Patrol Tertibkan Pengguna Knalpot Brong 

    Juni 8, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • SPMB 2026/2027 SMK Negeri 1 Lemahabang Dibuka: Ini Timeline, Jalur & Kuotanya

      SPMB 2026/2027 SMK Negeri 1 Lemahabang Dibuka: Ini Timeline, Jalur & Kuotanya

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • SPMB Jabar 2026 SMAN 1 Waled Dibuka: Kuota 420 Siswa, Ini Timeline, Jalur & Syarat Lengkapnya

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Tersedia Kuota 420 Siswa, SPMB 2026 SMAN 1 Karangwareng Resmi Dibuka

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • SPMB 2026 SMA Negeri 1 Beber Buka 10 Rombel: Kuota 420 Siswa, Ada Tambahan Kuota Domisili Kec. Greged

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Belum Ada Aktivitas Pekerja Dilokasi Jembatan Gantung, Oji: Kegiatan Tetap Berjalan di Workshop, Saat Ini Sedang Perakitan Kontruksi Jembatan

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (12,425)
    • EKONOMI & BISNIS (312)
    • INDRAMAYU (5,280)
    • INFORMASI (563)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (5,967)
    • KESEHATAN (80)
    • KOTA CIREBON (1,045)
    • KUNINGAN (132)
    • MAJALENGKA (62)
    • NASIONAL (630)
    • OLAHRAGA (42)
    • PEMERINTAH DAERAH (723)
    • TEKNOLOGI (90)
    • Uncategorized (488)

    Berita Terbaru

    Pipa Cisem II Resmi Beroperasi Penuh, Pemerintah Perkuat Integrasi Jaringan Gas Bumi Nasional

    Pipa Cisem II Resmi Beroperasi Penuh, Pemerintah Perkuat Integrasi Jaringan Gas Bumi Nasional

    Juni 8, 2026
    SMAN 1 Jamblang Rilis Tahapan SPMB Jabar 2026: Transparan, Objektif, dan Akuntabel

    SMAN 1 Jamblang Rilis Tahapan SPMB Jabar 2026: Transparan, Objektif, dan Akuntabel

    Juni 8, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk