
Kabupaten Cirebon Pelita News
Pembangunan Tribun lapangan sepakbola Desa Kasugengan Lor Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon telan anggaran yang dirasa cukup fantastis, pasalnya pembangunan tribun yang diduga cukup sederhana dengan bangunan yang tidak sangat besar dan megah menelan anggaran hingga Rp.251.840.400, dengan anggaran yang telah digelontorkan hingga ratusan juta itu dan diduga sangat besar, Kuwu Kasugengan Lor malah minta media yang mengkonfirmasi kegiatan tersebut untuk menghitung setiap komponen yang digunakan, sehingga dengan ucapan Kuwu Kasugengan Lor yang melontarkan pihak media yang diduga untuk menghitung anggaran biaya yang dikeluarkan pada pembangunan itu menjadi pertanyaan besar, ada apa dengan pembangunan tribun lapangan sepakbola Desa Kasugengan Lor.
Tedy Kuswahadi Kuwu Kasugengan Lor ketika ditemui jurnalis Harian Pelita News Jum’at 11/04 mengatakan, pembangunan tribun tersebut melalui mekanisme yang telah ditempuh, dan pembangunan tersebut dirinya mengaku dilaksanakan oleh pihak LPM Desa Kasugengan Lor dengan diawasi oleh BPD Kasugengan Lor yang selalu memonitor perkembangan pekerjaan tersebut.
“ini atas kesepakan yang telah dimusyawarahkan, dan pembangunan dilaksanakan oleh LPM, dan BPD juga selalu mengawasi pekerjaan itu,”katanya.
Namun hal yang sangat disayangkan, ketika ditanyakan mengenai anggaran yang digelontorkan untuk tribun lapangan sepakbola itu, Tedy Kuswahadi mengatakan hal yang wajar untuk anggaran yang digelontorkan bahkan Ia sendiri diduga merasa tersinggung dan meminta jurnalis yang saat itu sedang mengkonfirmasi terkait pelaksanaan pembangunan itu untuk menilai dan menghitung harga semua komponen yang digunakan.
“pasir saya beli yang bagus dan harganya mencapai 1,4 juta, besi juga saya nggak asal-asalan, coba Mas hitung aja,”ucapnya.
Tak hanya itu, dengan anggaran yang digelontorkan diduga cukup fantastis untuk sebuah tribun lapangan sepakbola yang diduga tidak begitu mewah, Tedy Kuswahadi sempat mengutarakan bahwa dengan anggaran yang telah digelontorkan juga dirasanya masih belum cukup.
“bisa saja tidak cukup,”cetusnya.
Ketika ditanyakan mengenai apa saja fasilitas yang ada di tribun tersebut, Ia hanya mengatakan fasilitas yang dianggarkan hanya meliputi komponen kursi tribun yang diduga terbuat dari pasangan batu bata, toilet, dan kWh listrik.
“untuk lemari ganti tidak ada, cuma yang kami anggaran untuk tribun, yang meliputi toilet, kursi, dan meteran listrik,”sebutnya.(Sur)















