Cirebon | Pelita News. – Senin pagi (21/4/2025) berubah menjadi momen bersejarah di Kantor Bupati Cirebon. Di tengah nuansa perayaan Hari Jadi Kabupaten Cirebon ke-543, Bupati Drs. H. Imron M.Ag. menorehkan tinta sejarah dengan menandatangani prasasti peresmian 25 proyek pembangunan tahun 2024 – sebuah simbol nyata dari komitmen untuk membangun Cirebon yang lebih baik.

Disaksikan langsung oleh Wakil Bupati H. Agus Kurniawan Budiman, jajaran Forkopimda, Sekda, para kepala OPD, camat se-Kabupaten Cirebon, dan undangan lainnya, penandatanganan ini bukan hanya seremoni – tapi deklarasi awal kepemimpinan baru yang mengusung kerja nyata dan hasil konkret.
> “Peresmian ini istimewa, karena 2025 adalah tahun pertama saya dan Pak Agus bekerja bersama membangun Cirebon. Kami ingin menancapkan jejak kepemimpinan dengan hasil, bukan janji,” tegas Imron dalam pidatonya yang penuh energi dan apresiasi.
Pembangunan yang diresmikan bukanlah satu atau dua proyek kecil, melainkan 25 proyek strategis dari berbagai sektor – pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pelayanan publik. Dari rehabilitasi sekolah dasar dan menengah, peningkatan jalan dan jembatan, hingga pembangunan gedung Unit Transfusi Darah dan Kantor Pemadam Kebakaran.
Deretan proyek besar ini mencerminkan wajah baru Kabupaten Cirebon yang sedang dibangun. Beberapa proyek yang menonjol antara lain:
– 11 Rehabilitasi SD & 5 Rehabilitasi SMP, termasuk SDN Gegunung dan SMPN 1 Lemahabang
– Gedung Pemadam Greged dan Gedung PSC-119
– Peningkatan Jalan Cempaka – Karangsari
– Normalisasi Kali Soka & Rehabilitasi Irigasi di Astanajapura dan Plered
– Uprating 3 Instalasi Pengelolaan Air (IPA) untuk akses air bersih masyarakat
Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Hafidz Iswahyudi, dan Kabag Administrasi Pembangunan Komarudin menyebut seluruh kegiatan sudah ditenderkan oleh UKPBJ dan pelaksanaannya melibatkan 6 SKPD strategis, termasuk Dinas PUTR, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan.
“Ini bukan sekadar daftar proyek, ini adalah bukti bahwa Cirebon sedang bergerak. Pembangunan harus dirasakan nyata oleh masyarakat, bukan hanya di atas kertas,” tegas Imron.
Momentum ini menjadi awal dari babak baru kepemimpinan Imron–Agus, yang tak ingin membuang waktu. Dengan landasan kuat dari capaian 2024, mereka menargetkan pembangunan tahun 2025 berjalan lebih terarah, terukur, dan terintegrasi.
“Pembangunan ini adalah hak rakyat. Kami hanya pelaksana amanah. Tapi biarlah sejarah mencatat, bahwa di tahun ke-543, Cirebon benar-benar bangkit,” tutup Imron.@Nurzaman















