Subang, PN
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, melepas ekspor perdana Pelabuhan Patimban Subang Provinsi Jabar, Jumat (17/12). Pengiriman ekspor itu seiring dilepasnya pengelolaan pelabuhan kepada konsorsium PT Pelabuhan Patimban Indonesia (PPI) dan perusahaan asal Jepang Toyota Tsusho Corporation (TTC) melalui “Hand Over Ceremony Terminal Kendaraan Pelabuhan Patimban dan Ekspor Perdana Kendaraan”.
Ekspor perdana menggunakan kapal MV Fujitrans World berukuran 27.286 GT itu, Patimban mengirim 1.209 kedaraan roda empat ke Malaysia, Singapura dan Filiphina.
“Sejarah baru pemerintah berhasil membangun satu pelabuhan lagi yakni Pelabuhan Patimban hasil kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dan pengelolaannya dioperasikan oleh PT PPI. Kita memberikan kesempatan kepada swasta untuk menangani pelabuhan yang besar dengan harapan bisa meningkatkan daya saing logistic nasional,” kata Budi.
Menurutnya, Pelabuhan Patimban adalah pelabuhan besar yang pada saat ultimate (terakhir) tahun 2027 memiliki terminal peti kemas dengan kapasitas kurang lebih 7 juta TEUs dan lebih 2 juta mobil dalam satu tahun.
Kerjasama pengelolaan pelabuhan antara PT PPI dan Toyota Tsusho Corporation kata dia, merupakan bagian dari kerjasama RI dengan Jepang yang telah berusia 60 tahun. InSyaAllah kolaborasi ini bisa memberikan satu daya saing yang lebih baik.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini dan InSyaAllah visi misi Presiden untuk menjadikan Indonesia yang memiliki daya saing internasional bisa terwujud,” ucapnya.
Wakil Ketua DPR RI, Rahmat Gobel mengucapkan selamat kepada Menhub dan jajarannya yang telah berhasil membuat pelabuhan yang sangat luar biasa. Pelabuhan itu kata dia melayani ekspor perdana kendaraan roda empat ke Filipinan.
Pelabuhan ini kata dia memang sangat dibutuhkan untuk bisa meningkatkan ekspor dari Indonesia. Karena menurutnya, selama ini ekspor dilakukan lewat Tanjung Priuk namun selalu mendapatkan complain banyak dari masyarakat yang akhirnya mengakibatkan turunnya produksifitas karena ketepatan untuk eksport selalu terganggu.
Dengan adanya pelabuhan Patimban ini akan memberikan semangat dan motivasi kepada para pelaku industri berbasis ekspor di Indonesia khususnya dari daerah Pulau Jawa. Hal lainnya, sebagai negara besar yang mempunyai pasar besar bisa menjadikan Indonesia sebagai basis ekspor tidak hanya untuk pasar Indonesia tetapi juga untuk pasar dunia lainnya. Karena dengan kehadiran Pelabuhan Patimban akan memberikan dampak positif bagaimana menurunkan biaya logistic yang selalu dihadapi oleh para pelaku industri.
Sementara itu Bupati Subang, H. Ruhimat mengucapkan selamat dimulainnya penggunaan Pelabuhan Patimban. “Rakyat Subang menyambut baik adanya pelabuhan itu dengan harapan bisa memberikan dampak positif bagi rakyat serta mampu membangkitkan gairah perekonomian di Indonesia,” harap dia.
Hadir pada kesempatan tersebut, jajaran Kemenhub, perwakilan PT PPI (Chairul Tanjung), perwakilan TTC, Dubes Jepang, Kapolda Jabar, Pangdam III/Siliwangi, unsur Forkopimda Kabupaten Subang dan undangan lainnya. (saprorudin)















