Indramayu, PN
Memasuki tahapan pengundian nomor urut calon kuwu 22-23 April 2021, Panitia Pemilihan Kuwu (Panpilwu) Desa Wirapanjunan Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu mengundi nomor urut calon. Dalam pengundian yang dipusatkan di Aula desa setempat, Kamis (22/4), Calon Kuwu Ahmad Fiqri Azis, S.Pd mendapatkan nomor urut 1 dan Calon Kuwu Syahidin (incumbent) mendapatkan nomor 2.
Hadir pada kesempatan tersebut, Camat Kandanghaur, H. Iim Nurochim, Kapolsek, Kompol, H, Wawan Hendarwan, Danramil Kapten Kav Daniel Ronge dan undangan lainnya.
Sebelum pengundian, Ketua Panpilwu, H. Ma’mun, S,Ag, MPd,I mengingatkan agar protocol kesehatan COVID-19 3M seperti mencuci tangan, memakai masker dan menjauhi kerumunan diterapkan secara ketat agar tidak ada klaster baru dari pemilihan kuwu.
Dikatakan, dalam pengundian nomor urut itu yang bisa masuk ke aula hanya calon kuwu didampingi istri dan kuasa calon. Selain itu agar menunggu di luar. Ia pun meminta agar pendukung masing-masing calon kuwu agar tenang supaya pengundian nomor urut calon kuwu berjalan sesuai jadwal. “Setelah di undi Calon Kuwu Ahmad Fiqri Azis, S.Pd mendapatkan nomor urut 1 dan Calon Kuwu Syahidin mendapatkan nomor 2,” kata Ma’mun.
Sementara itu, Camat Kandanghaur, H. Iim Nurochim meminta kepada dua calon kuwu harus bisa membuat suasana yang tenang, jangan sampai terjadi benturan antara relawan dan tim sukses yang membawa ratusan pendukungnya.
Karena pendukung masing-masing calon kuwu sudah memakai kaos yang berbeda seperti calon Kuwu nomor 1 memakai kaos berwarna putih disertai foto calon dan pendukung nomor 2 memakai kaos berwarna merah dengan photo calon maka masing-masing pendukung bisa menahan diri dan hindari keributan.
Begitu pula saat para calon kembali ke rumah maka masing-masing calon dan pendukungnya akan dikawal oleh TNI/Polri dan Satpol PP dengan waktu yang berbeda artinya diatur secara bergiliran. Pengaturan iru kata Iim agar tidak terjadi bentrok antara para pendukung calon kuwu.
Iim Nurochim meminta kedua calon Kuwu harus bisa memberikan wawasan kepada masyarakat dan tim suksesnya jangan sampai terjadi benturan. “Apabila kedua calon kuwu tidak bisa menjaga kedamaian, ketertiban tidak menutup kemungkinan pemilihan kuwu akan dibatalkan,” tegasnya.
Pantau dilapangan, saat pengambilan nomor urut calon kuwu yang diantar oleh ratusan pendukungnya meneriakan nama jagoan masing-masing dengan suara keras namun kondisi tetap terkendali dan pengundian berjalan aman dan lancar. (furqon)















