Pelita News Kabupaten Cirebon
Kedua tokoh wilayah cirebon timur di kabupaten cirebon adalah gus ahong dan H.Agus Ma’shum patut di tiru oleh masyarakat kabupaten cirebon.
Di jelaskan oleh gus ahong sebagai tokoh pemersatu masyarakat cirebon timur kabupaten cirebon, bahwa sebagai manusia kita seharusnya mengenal jati diri kita sendiri, sebagaimana dalam kitab alkuran kenalilah diri kita sendiri sebelum mengenal allah , setelah mengenal diri kita sendiri tentang hakekat hidup kita di dunia, sebagai manusia kita harus mengenal rasa, dimana rasa itu adalah mahluk suci yang paling jujur yang di miliki oleh setiap manusia di alam dunia.
Lanjut Gus Ahong bahwa kita lahir di alam dunia harus tahu sir allah, sifatullah, nur allah, wujudnya ciptaan allah.
Kalau kita sebagai manusia sudah mengenal jati diri kita, maka kita harus bertafakur dengan mengaji diri dan mengaji alam dalam pengenalan diri kepada allah swt.
Sebagai manusia kita di jaman modern harus kembali kepada allah swt, dimana kita harus berserah diri sambil mengenal alam untuk bertafakur.
Apalagi keadaan alam sekarang perlu di tafakuri karena banyak kekeringan alam dan musibah dimana mana, kita sebagai manusia harus kembali kepada allah swt agar kita berserah diri sambil ihtiar dalam menyelesaikan persoalan iklim el nino di tahun 2024.
Kembalinya kepada allah swt sebagai maha pencipta alam dan dunia harus menjadi solusi sambil bersedekah kepada anak anak yatim piatu dan mendirikan sholat dalam proses pengenalan jati diri kita kepada allah swt.
Pelita ketika menayakan kepada Gus Ahong bagaimana mengatasi kekeringan di tahun 2024, kita harus kembali kepada allah swt sambil banyak menanam pepohonan yang hijau, tanaman wajib di tanam di rumah maupun di lereng gunung yang sudah gundul.
Budaya menanam pohon di berbagai lokasi baik, di rumah, di lereng gunung, di kawasan resapan air akan berdampak positif dalam mengembalikan kondisi alam yang banyak rusak akibat ulah tangan manusia.
Gus Ahong adalah anak santri dari maulana habib lutfi bin yahya selalu menjadi pemerhati lingkungan dan alam, bagaimana solusi dalam memecahkan persoalan alam dunia dengan kembalinya kepada allah swt.
Di tambahkan oleh h agus makshum sebagai tokoh agama kita harus mendapatkan ridonya dan rahmat allah swt dalam menyikapi persolan alam musim el nino di tahun 2024.
Persolan alam sekarang di negara kesatuan republik indonesia kita harus kembali kepada allah swt dengan mengenal jati diri kita, sambil berihtiar dengan mencari solusi dengan menanam banyak pohon dan tanaman, baik di halaman rumah, menanam pohon di lereng gunung, menanam pohon di tempat resapan air, kalau banyak manusia secara sadar pentingnya menanam pohon pasti alam dengan allah swt menurunkan rahmat allah dan keberkahan hidup dan persoalan alam seperti musim elnino elnina di tahun 2024 bisa terpecahkan.
H.Agus Ma’shum pemilik majelis cirebon timur bersholawat atau MCTB dan akan mengelar acara haul habib thoha pada tanggal 11 sampai 18 september 2024 yang akan di hadiri oleh maulana habib lutfhi bin yahya.
Insya allah acara haul habib thoha bin yahya di haul di 182 di tahun 2024 akan menggandeng beberapa 100 umkm se wilayah cirebon timur untuk mengangkat perekonomian masyarakat agar bisa sejahtera.
Kami mengajak kepada masyarakat cirebon timur untuk menghadiri acara haul habib thoha bin yahya di tahun 2024 pungkasnya.(dedi)















