Pelita News, Indramayu – Seorang mucikari bersama dua perempuan penjaja sek komersial (PSK) serta satu orang tamu diamankan polisi. Ironisnya, saat diamankan polisi dari Polsek Patrol, Polres Indramayu ini ada PSK sedang ngamar dengan pria hidung belang di dalam kamar yang disediakan mucikari itu. Dari lokalisasi itu mereka digiring ke Polsek setempat untuk mendapatkan pembinaan. Pasalnya, aktivitas yang dilakukannya itu di bulan suci Ramadhan.
Kapolres Indramayu AKBP M Fahri Siregar melalui Kapolsek Patrol AKP H. Saripudin membenarkan tentang itu. Menurutnya, diamankannya mereka bermula dari laporan masyarakat yang menyebutkan keberadaan warung sate di wilayah Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu. Warung sate rupanya hanya sebagai kedok belaka karena di dalamnya sering digunakan sebagai tempat praktik prostitusi. Bahkan kegiatan tersebut masih berlanjut di bulan Ramadhan ini.
“Petugas piket Polsek Patrol usai mendapat laporan segera menuju lokasi dan menemukan sepasang laki-laki dan perempuan di dalam satu kamar. Keduanya bukan sebagai pasangan sah, ” kata AKP H. Saripudin, Minggu (24/3/2023).
Dari tempat itu, polisi menggelandang satu orang yang diduga sebagai mucikari, 2 PSK serta seorang tamu ke kantor Polsek.
“Dari tempat itu kita amankan barang bukti seperti uang tunai sebanyak 300 ribu, satu buah sprei, sarung bantal, kondom bekas pakai, dan 1 pcs tisu, ” terang Kapolsek didampingi Kasi Humas Polres Indramayu AKP Saefullah.
Masih dijelaskan H Saripudin, modus operandi mucikari yakni, menyediakan tempat pelacuran di dalam warung sate. Dimana terdapat ruangan kamar serta perempuan yang ditawarkan kepada tamu untuk melakukan hubungan badan yang tidak sah.
“Selama bulan Suci ini kami akan gencar melaksanakan operasi Pekat. Ini kami lakukan dalam rangka cipta kondisi situasi Kamtibmas di wilayah Hukum Polres Indramayu pada bulan Ramadhan tahun 2024,” tegasnya. (saprorudin)















