Pelita News | Kabupaten Cirebon – Kasus dugaan korupsi proyek Alun-Alun Pataraksa yang menjerat tiga orang terus menjadi topik panas di kalangan ASN dan pemborong di Kabupaten Cirebon. Berita ini tidak hanya menarik perhatian publik tetapi juga menjadi perbincangan utama di berbagai forum.
PJ Bupati Cirebon, Drs. H. Wahyu Mijaya SH, M.Si, mengungkapkan rasa prihatin dan memberikan pesan penting kepada para pejabat pembuat komitmen (PPK) di berbagai OPD Teknis. “Tetaplah bersemangat dan harus lebih profesional dalam menjalankan tanggung jawab pengawasan,” ujarnya, menekankan pentingnya integritas dalam setiap tugas yang diemban.
Wahyu menegaskan bahwa kejadian ini adalah pelajaran berharga bagi semua ASN yang terlibat dalam pengelolaan anggaran, baik sebagai pengguna anggaran (PA), PPK, maupun pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK). Ia mendorong agar semua pihak lebih teliti dan profesional untuk mencegah terulangnya kasus serupa.
Meski kasus Alun-Alun Pataraksa tengah berlangsung, Wahyu meminta para ASN untuk tetap semangat dan tidak takut selama menjalankan tugas dengan profesionalisme. “Kami akan terus melakukan koordinasi dan evaluasi terhadap kinerja PA, PPK, dan PPTK agar semua pihak bersinergi dalam pengawasan pekerjaan fisik maupun non-fisik,” tambahnya.
Pemkab Cirebon juga berencana menggandeng aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap proyek fisik yang sedang berjalan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek pemerintah.
Wahyu menegaskan bahwa proses pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Cirebon tidak akan terpengaruh oleh kasus ini. Ia berkomitmen untuk terus melanjutkan kegiatan pembangunan hingga akhir tahun anggaran 2024. “Kami tegaskan agar semua dinas yang terlibat dalam pengadaan barang dan jasa tetap bekerja dengan profesional dan tidak lengah dalam pengawasan, meski ada pihak konsultan pengawas swasta,” tutupnya.
Dengan demikian, Pemkab Cirebon bertekad untuk menjaga integritas dan kualitas kerja dalam setiap proyek pembangunan, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. @Bams















