Indramayu, PN
Jalan raya Karangsinom – Gabuswetan Kecamatan Gabuswetan Kabupaten Indramayu seperti kubangan kerbau. Kondisi itu praktis dikeluhkan para pengguna jalan salahsatunya Sutibin. Ia mengatakan kerusakan jalan itu sudah lama dan terkesan dibiarkan.
“Akibat Jalan berlubang imbasnya banyak kendaraan baik roda 4 dan 2 yang rusak karena terperosok serta korban luka-luka,” kata dia, Selasa (23/11).
Menurutnya, panjang jalan Karangsinom – Gabuswetan sekira 8 kilometer dan pada Agustus ditambal memakai material sirtu tanpa perekat aspal oleh UPTD Bina Marga Kandanghaur sehingga satu bulan kemudian jalan berlubang lagi.
Sistem penambalan memakai sirtu tanpa perekat itu banyak dikeluhkan para pengguna jalan karena umur pemeliharaan tidak berjalan lama dan bahkan kondisi lubang jalan kian dalam.
Warga setempat, Suma dan tukang ojek pangkalan, Wita meminta Pemkab Indramayu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serius memperbaiki kerusakan jalan tersebut termasuk ruas jalan lainnya. Pasalnya banyak terjadi kecelakaan.
“Perbaikan jalan agar segera, sudah banyak korban kecelakaan karena tergusur dan tergelincir karena menghindari lubang jalan,” katanya.
Hal serupa dikatakan Kuwu Gabuswetan, Abdullah Irlan. Menurutnya, jalan utama di Kecamatan Gabuswetan kondisnya rusak berat dan harus secepatnya diperbaiki. (furqon)















