Kabupaten Cirebon, PN
Setiap tahun kita diingatkan dengan peristiwa Nabi Ibrahim AS yang menyembelih putranya Nabi Ismail AS.
Perintah yang yang langsung datang dari Allah SWT tersebut kemudian dikenal umat Islam sebagai Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Idul Kurban.
Dalam wawancaranya dengan Journalist Harian Pelita News, minggu ( 10/7/22 ) usai melaksanakan sholat Idul Adha, dijelaskan Ustadz Kadira bahwasannya Idul Adha kerap kita lalui tiap tahun, namun bagi seorang muslim momen hari raya Idul Adha harus dijadikan sarana instropeksi dan perenungan kembali seperti yang diterangkan dalam Al Qur’an, salah satu yang paling pokok diantaranya adalah pendidikan yang ditanamkan Nabi Ibrahim AS kepada puteranya, Nabi Ismail AS.
Saya mengajak umat Islam, agar perayaan hari raya Idul Adha 1443 Hijriah sebagai momentum untuk meningkatkan kebaikan, keikhlasan, kepedulian dan berbagi pada sesama ” kita harus bersyukur karena masih diberikan nikmat oleh Allah SWT untuk merayakan Idul Adha 1443 Hijriah pada hari ini ” ucapnya.
Hari raya Idul Adha merupakan momentum instropeksi diri agar bisa menauladani sikap yang dilakukan dan dilaksanakan oleh Nabi ” ambil makna dan hikmah di hari raya Idul Adha dari kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS ” tegasnya.
Lanjut Ustadz Kadira, momentum hari raya Idul Adha untuk meningkatkan kepatuhan kepada Allah SWT, melakukan dan melaksanakan semua perintah Allah SWT, patuh dan taat kepada orang tua, sabar, tabah dan ikhlas, menyakini bahwa keputusan Allah SWT adalah yang terbaik, tawakal dan berserah diri atas semua ketetapan Allah SWT, memiliki sikap memuliakan sesama manusia ” dengan hari raya Idul Adha harus terus meningkatkan kebaikan, kepedulian sosial dan berbagi pada sesama ” katanya.
Kita diperintahkan untuk berkurban dengan sesuatu yang sangat kita cintai yaitu harta kita, disinilah kita diuji, apalagi berkurban diera yang baru bangkit dari pandemi akibat Covid – 19 ” berkurban merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial serta sebagai tanda cinta kita pada sesama ” tegasnya.
Dengan berkurban, kita juga sekaligus meneladani jejak Nabi Ibrahim AS yang telah membuktikan pengorbanannya dan kecintaannya pada Allah SWT ” Idul Adha atau Idul Kurban merupakan kesempatan untuk berserah kepada Allah SWT atas rezeki yang telah diberikan dan juga harus diberikan kepada sesama umat yang membutuhkan ” ungkapnya.
Kita harus memberikan pengorbanan demi kebaikan, jika kita memberikan pengorbanan buat kebaikan maka balasan yang layak adalah kebaikan itu sendiri ” perbanyaklah berbuat baik agar orang orang mendoakan kebaikan untukmu karena sesungguhnya seorang hamba itu tidak mengetahui melalui lisan siapakah doanya dikabulkan atau ia diberi rahmat ” pungkas Ustadz Kadira diakhir pertemuan dengan Journalist Harian Pelita News. ( Nurzaman )















