Pelita News | Kab. Cirebon.- Persoalan sampah hampir disetiap desa di Kabupaten Cirebon nampaknya masih menjadi permasalahan yang sangat sulit untuk di carikan Solusi.
Pasalnya, penanganan limbah sampah hampir setiap Desa masih terlihat belum tertangani secara maksimal, yang jadi soal masyarakat sekitar belum ada kesadaran, masih banyak yang buang sampah di pinggir jalan, masih banyak yang buang sampah di aliran kali atau sungai.
Pantauan Pelita News di lapangan, Saat melintas di jalan Nyi Mas Endang Geulis Desa Kreyo menuju Desa Panguragan, terlihat di pinggir jalan terlihat tumpukan sampah yang menggunung terkesan dibiarkan oleh pihak- terkait. Walaupun saat sekitar Tahun 2017 area tempat pembuangan sampah tersebut sempat di tutup oleh Pihak Pemerintah Daerah karena menjadi Tempat pembuangan Limbah Medis.
Sekarang kembali terlihat menggunung hampir mencapai Ratusan meter sehingga dapat menggangu ketertiban Umum, apalagi saat sampah tersebut sedang di bakar asapnya mengepul kemana-mana dan menggangu para Pengguna jalan yang melintas disamping menghirup bau tidak sedap.
Menurut Ali Zaenal Abidin Kuwu Desa Panguragan Wetan, mengatakan bahwa area itu kan lahan PU Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk – Cisanggarung, bahkan kami Pemdes Panguragan Wetan sudah melakukan klarifikasi ke pihak Dinas Lingkungan Hidup (LH) ke Kasipem Satpras dan saya menginginkan Pihak BBWS dan LH saling Berkoordinasi Untuk menimbun tanah tersebut.
Kemudian pihak Kami akan bekerja sama antar desa desa yang mempunyai wilayah untuk menyiasatinya supaya lahan tersebut tidak lagi menjadi tempat pembuangan sampah. Karena yang membuang sampah di tempat tersebut bukan hanya dari Desa Wilayah Panguragan saja, bahkan ada yang dari desa lainya. Katanya.
Harapan kami, pihak BBWS dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon segera mungkin berkoordinasi untuk cepat melakukan pengurugan lahan agar kami selaku Pemdes bisa melakukan manufer agar lahan tersebut tidak lagi dijadikan pembiangan sampah liar @ Hartono.















