
Indramayu, PN
07 Oktober 2021, Kabupaten Indramayu genap berusia 494 tahun. Karena masih di tengah pandemi Covid-19, peringatannya dilaksanakan secara sederhana tanpa ada kegiatan yang massif. Memperingati hal itu, DPRD kabupaten setempat menggelar Rapat Paripurna Hari Jadi Indramayu secara virtual dengan jumlah undangan terbatas.
Rapat Paripurna Hari Jadi ke-494 Kabupaten Indramayu yang diikuti oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum secara virtual ini berjalan khidmat.
Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, H. Syaefudin dalam kata sambutannya mengatakan momentum peringatan hari jadi ini dijadikan sebagai momentum penting mengenang masa lalu dan melakukan renungan untuk peningkatan pembangunan demi kemajuan masa depan Kabupaten Indramayu. Mengenang masa lalu dalam seremoni seperti ini memang perlu, tetapi yang tidak kalah pentingnya bagaimana pihaknya mampu mengaktualisasikan nilai-nilai positif warisan masa lalu untuk membangun Bumi Wiralodra ini agar semakin maju.
“Dengan Hari Jadi ke-494, Kita Wujudkan Masyarakat Sehat, Ekonomi Tumbuh Menuju Indramayu Bermartabat. Tema ini harus menjadi tekad kita untuk bertindak nyata dan tanggap pada tantangan menghadapi perkembangan jaman, berdaya saing tinggi di tengah tingginya tingkat persaingan serta mampu mengembangkan kreatifitas dan inovasi untuk kemajuan pembangunan di Kabupaten Indramayu,” kata Ketua DPC Partai Golkar Kabupaten Indramayu ini.
Memasuki usianya hampir lima abad, Pedukuhan Cimanuk yang kini menjadi Kabupaten Indramayu, Syaefudin mengajak untuk merenungkan kembali nilai-nilai filosofis, ungkapan penuh makna yang tidak pernah usang untuk dikemukakan sepanjang zaman. Yaitu wangsit Raden Aria Wiralodra pada Lontar Babad Dermayu.
“…….Nanging benjing Allah nyukani karakhmatan kang linuwih, Dharma Ayu Mulih Harja tan ana sawiji-wiji, pertelanya, yen wonten taksana nyabrang kali Cimanuk, sumur kejayaan dres mili, delupak murub tanpa patra, sadaya pan mukti malih, somahan lawan prajurit, rowing lawing priagung, samya tentrem atinya, sadaya harja tumuli, iang sakehing Negara pada harja”. Artinya “….. Akan tetapi kelak nanti Allah melimpahkan rakhmatNya yang berlimpah, Dharma Ayu kembali makmur, tak ada satu hambatan, tandanya, jika ada ular menyebrangi kali Cimanuk, sumur kejayaan mengalir deras, lampu menyala tanpa minyak, semua kembali hidup makmur, manunggal, dengan prajurit, membantu penguasa, hidup aman dan tentrem, semua kembali makmur seluruh seluruh Negara hidup makmur”
“Atas nama seluruh masyarakat Indramayu, kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga keturunan Raden Aria Wiralodra dan tokoh masyarakat lainnya yang dengan ketulusan hati ikut berkiprah dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Indramayu. Serta memelihara dan melestarikan benda pusaka yang sangat bernilai harganya bagi khasanah kekayaan budaya daerah, peninggalan warisan nenek moyang kita khususnya para pendiri dan pelaku sejarah di Indramayu. Semoga amal ibadahnya akan mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT,” ungkapnya.
Masih dikatakan Syaefudin, DPRD sebagai refresentasi masyarakat Kabupaten Indramayu mengucapkan selamat kepada Pemkab Indramayu atas diraihnya prestasi dan penghargaan, baik secara institusi maupun perorangan selama tahun 2021 yakni 1. Penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi kepada Bupati Nina Agustina atas Penelitian Arkeologi, 2. Penghargaan dari Seameo atau Organisasi Menteri-Menteri Pendidikan se-Asia Tenggara kepada Guru SMP Negeri Unggulan Sindang yang telah mengikuti kongres tentang transformasi dan inovasi pasca pandemi Covid-19. Kemudian 3. Penghargaan dari Gubernur Jawa Barat kepada Jian Al Ma’arij dan Diwiki Alamanda sebagai Pemuda Pelopor Bidang Agama, Sosial dan Budaya dan, 4. Penghargaan kepada para atlet dari berbagai cabang olahraga peserta PON XX di Papua yang sedang berlaga meraih prestasi.
Sementara itu, Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina mengatakan peringatan hari jadi Indramayu saat ini dilaksanakan secara sederhana tanpa ada kegiatan yang massif karena akibat dari pandemic Covid-19. Namun demikian kata dia, pada hakekatnya tidak mengurangi makna dan nilai refleksi historical bagi seluruh warga Indramayu dimanapun berada, sebagai bentuk apresiasi terhadap segala karsa, karya dan budaya yang telah diperjuangkan oleh para leluhur di Bumi Wiralodra.
“Selamat Hari Jadi ke-494 Kabupaten Indramayu. Semoga Kabupaten Indramayu yang kita cintai ini menjadi Kabupaten yang Bermartabat (Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur dan Hebat),” kata . (Adv)














