Pelita News, Kab. Cirebon
Dalam Rangka Pengendalian Insflasi Daearah Disperindag bersama Bulog Gelar Operasi Pasar di beberapa titik di Wilayah kabupaten Cirebon diantaranya di Kecamatan Klangenan bersentral di Desa Jemaras Kidul dan di monitor Langsung oleh Kuwu Isgiantoro, Camat, H. Dedi Susilo, Kapolsek Kalnagenan, AKP Ade Subandi SH. bersama Babinkantibmas dan Babinsa Koramil Klangenan. Adapun beras yang di sediakan pihak Disperindag dan Bulog yaitu beras Kwalitas Medium dengan Harga Rp, 9400 ribu per kilogramnya diperuntukan bagi semua lapisan masyarakat. Jum’at, 31/03/2023.
Pada pelaksanaan Operasi pasar tersebut pihak Disperindag bersama Bulog Regional Kabupaten Cirebon tersebut mendapat respon yang Positif dari warga Kecamatan Klangenan, Hal itu terlihat dari antosiasme Ratusan warga yang berjubel berebut antrian untuk bisa membeli beras dengan harga murah.
Kadis Disperindag Kabupaten Cirebon, Dadang mengatakan, dalam kegiatan operasi pasar kali ini sudah terlaksana di 40 titik dari 25 Kecamatan di Kabupaten Cirebon, dan Hampir 400 Ton beras yang sudah digulirkan untuk kebutuhan Masyarakat. “Ia juga mengucapkan Banyak terimah kasih pada pihak Bulog yang sudah mensuport kinerja Disdagri dan Tim Pengendalian Insflasi Daerah (TPID) Kabupaten Cirebon, sehingga pelakasanaan Operasi Pasar bisa berjalan lancar untuk membantu meringankan kebutuhan masyarakat warga sekitar Kecamatan Klangenan diantaranya Masyarakat Desa Jemara Kidul. Terangnya.
Kuwu Jemaras Kidul, Isgiantoro menambahkan, dengan adanya operasi pasar melalui Pembelian beras Murah yang dilaksanakan
oleh Disperindag dan Bulog di Desa Kami, Mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk warga kami dalam mencukupi Kebutuhan Pokok Sehari – hari, karena pada dasarnya operasi pasar ini untuk menyetabilkan pangan khususnya beras dengan harga terjangkau dan dapat dibeli oleh semua lapisan masyarakat, dan beras yang di sediakan pihak Pengkab bisa di beli oleh siapapun dengan harga cukup terjangakau dibanding harga Pasar. Tutur Kuwu Isgiantoro.
Sementara itu, ibu Kastami dan Erni Yanti, salah satu warga Desa Jemaras Kidul Blok Penjalinan, menyampaikan pada awak media Pelita News, menuturkan penuh gembira memakai bahasa Jawa Cirebon,
” seneng pisan Bisa Tuku beras murah bisa nggo mangan Wulan Puasa awite blibisa Luruh Catu” artinya nggak bisa Ikut pengerjaan panen padi untuk bagi hasil dengan pemilik sawah, karena kondisi sudah tua, dan dengan adanya operasi beras murah “ia mengaku sangat senang karena bisa membeli beras tersebut dengan harga yang berbeda di banding harga di pasar sehingga bisa lebih hemat, kata Ibu Kastami. “ia juga berharap pelaksanaan Operasi Pasar seperti ini bisa diadakan lagi bahkan bukan hanya beras saja tapi kebutuhan sembako lainnya, “pungkasnya. (Hartono)















