• Advertorial
    • Kontak Kami
    Minggu, Mei 31, 2026
    Harian Pelita News
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Cuaca Ekstrem, KPL Mina Sumiitra Gelontorkan Dana Paceklik

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Januari 21, 2021
    dalam CIAYUMAJAKUNING, INDRAMAYU
    0 0
    0
    Cuaca Ekstrem, KPL Mina Sumiitra Gelontorkan Dana Paceklik
    0
    BERBAGI
    29
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Indramayu, PN

    Memasuki musim penghujan yang dibarengi dengan cuaca ekstrem,  Koperasi Perikanan Laut / KPL  Mina Sumitra Karangsong Kecamatan/Kabupaten Indramayu menggelontorkan dana paceklik. Dana paceklik  dalam bentuk beras sebanyak 60 ton diberikan kepada seluruh nelayan diwilayah kerja koperasi tersebut sekirah 350 orang.

    Pemberian itu sesuai Peraturan Daerah / Perda Propinsi Jawa Barat nomer 15/2001 junto Peraturan Daerah Kabupaten Indramayu nomer  11/2012  tentang Penyelenggaraan Tempat Pelelangan Ikan. Diatur dalam peraruran itu, KPL Mina Sumitra sebagai koperasi yang diberikan kewenangan penuh  serta mengatur dana paceklik hasil dari jumlah besarnya ikan yang dilelangkan di tempat pelelangan / TPI Karangsong.

    “Dana Paceklik itu kemudian dikembalikan pada musim paceklik yaitu disaat para nelayan memarkirkan perahu / kapal karena tidak melaut mencari ikan karena kondisi alam yang kurang bersahabat atau cuaca ekatrem,” kata Ketua KPL Mina Sumitra, H.  Darto kemarin.

    Menurutnya, pada musim penghujan dan dibarengi cuaca ekstrem para nelayan lebih memilih tidak melaut mencari ikan karena terancam oleh ganasnya ombak laut.  Karena mereka tidak melaut otomatis mereka tidak mempunyai penghasilan. Situasi itu dalam istilah para nelayan kata dia disebut sebagai musim paceklik.

    Oleh karenanya, sanbung Darto pihaknya mengeluarkan dana paceklik dalam bentuk beras sebanyak 60 ton atau setara dengan  kisaranya Rp.600 juta. Beras itu selanjutnya dibagikan kepada para nelayan sebanyak 350 orang dan masing-masing nelayan mendapatkan kisaran 15 kg.

    Terpisah  Plt. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu, Edy Umaedi membenarkan bahwa dana paceklik hasil dari prosentase nilai produksi pelelangan ikan setiap tahunya dikembalikan lagi  kepada para nelayan. Pengembalian itu dilakukan saat musim paceklik.

    “Pada musim paceklik itu, dana paceklik dikembalikan lagi kepada para nelayan,” kata dia.

    Sementara itu, salah satu nelayan anggota KPL Mina Sumitra, Kamsari mengaku suka cita mendapatkan bantuan beras dari koperasi. Karena dengan adanya beras bantuan dana paceklik itu bisa meringankan beban hidup pihaknya.

    “Disaat kami tidak melaut karena cuaca ekstrem, pemberian dana paceklik dalam bentuk beras sebanyak 15 kilogram per nelayan sangat meringankan beban keluarganya,” ungkapnya. (saprorudin)

    Tags: CiayumajakuningIndramayu
    Sebelumnya

    Jelang Relokasi, Pasar Desa Losari Kidul Mulai Benahi Sampah

    Berikutnya

    Kuwu Arjawinangun Ingatkan Warga Jangan Lengah Terapkan Prokes Dan Patuhi PPKM

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Kuwu Arjawinangun Ingatkan Warga Jangan Lengah Terapkan Prokes Dan Patuhi PPKM

    Kuwu Arjawinangun Ingatkan Warga Jangan Lengah Terapkan Prokes Dan Patuhi PPKM

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Tiga Bocah Warga Desa Kebonturi Diduga Jadi korban Kekerasan Oknum Kuwu

    Tiga Bocah Warga Desa Kebonturi Diduga Jadi korban Kekerasan Oknum Kuwu

    Mei 21, 2026
    Lulus 100%: 175 Siswa SMK Bina Warga Lemahabang Dilepas, Bawa Pesan “Gigih, Kuat, Pantang Menyerah” Menuju Dunia Kerja

    Lulus 100%: 175 Siswa SMK Bina Warga Lemahabang Dilepas, Bawa Pesan “Gigih, Kuat, Pantang Menyerah” Menuju Dunia Kerja

    Mei 5, 2026
    Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

    Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

    Mei 19, 2026
    Kang Suharso Pimpin Konsolidasi: 35 PAC PARINDRA Kab. Cirebon Terbentuk

    Kang Suharso Pimpin Konsolidasi: 35 PAC PARINDRA Kab. Cirebon Terbentuk

    Mei 2, 2026
    Jagat Maya Geger, Kasus Laka Maut Malam Idul Adha di Jembatan Kanci Diduga Ulah Geng Motor

    Jagat Maya Geger, Kasus Laka Maut Malam Idul Adha di Jembatan Kanci Diduga Ulah Geng Motor

    Mei 30, 2026
    Pembangunan Jembatan Gantung Desa Cempaka Disoal, Warga Pertanyaan Kenapa Pembangunan Mandeg

    Pembangunan Jembatan Gantung Desa Cempaka Disoal, Warga Pertanyaan Kenapa Pembangunan Mandeg

    Mei 30, 2026
    Iduladha 1447 H, PWI-IKWI Kabupaten Indramayu, Potong Satu Sapi dan Tiga Kambing

    Iduladha 1447 H, PWI-IKWI Kabupaten Indramayu, Potong Satu Sapi dan Tiga Kambing

    Mei 30, 2026
    SMK Muhammadiyah Lemahabang Qurban 39 Kambing dan 1 Sapi, Prioritaskan Warga Dhuafa

    SMK Muhammadiyah Lemahabang Qurban 39 Kambing dan 1 Sapi, Prioritaskan Warga Dhuafa

    Mei 30, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • SMK Muhammadiyah Lemahabang Qurban 39 Kambing dan 1 Sapi, Prioritaskan Warga Dhuafa

      SMK Muhammadiyah Lemahabang Qurban 39 Kambing dan 1 Sapi, Prioritaskan Warga Dhuafa

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Warga Keluhkan Sampah Di Blok Sibunder Desa Jemaras Kidul Yang Mulai Menggunung dan Mengeluarkan Aroma Menyengat 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Pembangunan Jembatan Gantung Desa Cempaka Disoal, Warga Pertanyaan Kenapa Pembangunan Mandeg

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Jagat Maya Geger, Kasus Laka Maut Malam Idul Adha di Jembatan Kanci Diduga Ulah Geng Motor

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Iduladha 1447 H, PWI-IKWI Kabupaten Indramayu, Potong Satu Sapi dan Tiga Kambing

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (12,387)
    • EKONOMI & BISNIS (312)
    • INDRAMAYU (5,264)
    • INFORMASI (561)
    • Jawa Tengah (408)
    • KABUPATEN CIREBON (5,947)
    • KESEHATAN (80)
    • KOTA CIREBON (1,043)
    • KUNINGAN (132)
    • MAJALENGKA (62)
    • NASIONAL (629)
    • OLAHRAGA (42)
    • PEMERINTAH DAERAH (721)
    • TEKNOLOGI (90)
    • Uncategorized (463)

    Berita Terbaru

    Jagat Maya Geger, Kasus Laka Maut Malam Idul Adha di Jembatan Kanci Diduga Ulah Geng Motor

    Jagat Maya Geger, Kasus Laka Maut Malam Idul Adha di Jembatan Kanci Diduga Ulah Geng Motor

    Mei 30, 2026
    Pembangunan Jembatan Gantung Desa Cempaka Disoal, Warga Pertanyaan Kenapa Pembangunan Mandeg

    Pembangunan Jembatan Gantung Desa Cempaka Disoal, Warga Pertanyaan Kenapa Pembangunan Mandeg

    Mei 30, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk