Kabupaten Cirebon, PN
Puskesmas Waruroyom pada Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon bersama Pemerintah Desa Getasan Kecamatan Depok serta berbagai pihak, unsur dan elemen lainnya menandatangani komitmen bersama kebebasan desa Getasan terbebas dari BAB sembarangan, beberapa waktu yang lalu.
Ditemui Journalist Harian Pelita News, jumat ( 13/5/22 ) Kuwu desa Getasan Hadion Santoni melalui Sekretaris Desa ( Sekdes ) Getasan Tohir sangat mengapresiasi dilaksanakannya kegiatan penandatanganan komitmen bersama kebebasan desa Getasan terbebas dari BAB sembarangan karena dengan adanya komitmen bersama ini akan membiasakan masyarakat dalam menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat ( PHBS ), ucapnya.
Menurutnya Open Defecation Free ( ODF ) atau stop Buang Air Besar Sembarangan ( BABS ) dapat mewujudkan kondisi sanitasi desa yang aman dan layak serta berkelanjutan bagi seluruh warga masyarakat khususnya warga masyarakat dilingkungan wilayah desa Getasan termasuk juga salah satunya untuk mencegah hepatitis akut ” hal itu untuk mendukung desa Getasan yang sehat baik bagi masyarakat, lingkungan dan perilaku ” tegasnya.
Perubahan perilaku sehat akan sulit apabila masyarakat tidak mempunyai keinginan untuk merubahnya ” perubahan itu harus dimulai dari diri sendiri dan dimulai sejak dini sehingga menjadi terbiasa dan menjadi pola hidup sehat ” tandas Sekdes Tohir
” Desa Getasan yang sehat tidak akan tercapai bila kesadaran untuk untuk menerapkan PHBS belum dilaksanakan secara mandiri dan untuk mencapai itu harus dimulai dari diri sendiri ” ungkapnya.
Saya berharap dengan adanya penandatanganan komitmen bersama kebebasan desa Getasan terbebas dari BAB sembarangan yang dilaksanakan oleh Puskesmas Waruroyom dapat dijadikan momentum awal dalam penerapan sanitasi total berbasis masyarakat agar desa Getasan bisa benar benar bebas dari perilaku buang air besar sembarangan, harapnya.
” Semoga kegiatan penandatanganan komitmen bersama bisa memberi semangat kepada semua pihak khususnya masyarakat dilingkungan wilayah desa Getasan agar tidak membuang air besar disembarang tempat ” pinta Tohir.
Dijelaskannya untuk mendeklarasikan diri sebagai desa ODF dibutuhkan proses yang panjang, hal itu terutama dalam mengubah kebiasaan dimasyarakat untuk dapat melaksanakan PHBS, In Syaah Allah kami desa Getasan akan terus berusaha menjadi desa ODF, jelasnya.
Saya berharap agar masyarakat dilingkungan wilayah desa Getasan tidak lagi BABS dan saya mengucapkan terima kasih kepada Puskesmas Waruroyom yang telah secara bersama sama menandatangani komitmen bersama kebebasa desa Getasan terbebas dari BAB sembarangan, hal ini salah satu upaya untuk menyadarkan masyarakat agar tidak BABS karena hal ini sangat berpengaruh tidak baik bagi lingkungan dan juga akan berdampak bagi kesehatan, katanya.
Dengan masyarakat yang semakin sehat semoga generasi yang akan datang khususnya dilingkungan wilayah desa Getasan bisa unggul dan juga produktivitas masyarakat lebih meningkat, masyarakat yang sehat dibutuhkan lingkungan yang sehat, pungkas Sekdes Getasan Tohir. ( Nurzaman )















